Kehebatan Ramang di pentas dunia terlihat ketika Indonesia menahan imbang Rusia di Olimpiade Melbourne 1956. Ketika itu Rusia diperkuat kiper legendaris GOAT Lev Yashin yang harus jungkir balik menahan gempuran Ramang. Pertandingan berakhir imbang, dan di pertandingan ulang Indonesia kalah dan tersisih.
Karir Ramang berakhir tragis karena diskorsing seumur hidup pada 1961, karena dituduh menerima suap dalam pertandingan antara PSM Makassar, klub yang dibela Ramang, melawan Persebaya Surabaya. Ramang dituduh menerima suap dari bandar judi. Ramang mengaku dijebak dan tidak mengakui bahwa ia menjadi bagian dari judi bola.
BACA JUGA: Kaisar Sambo
Sejarah yang panjang membuat pemberantasan judi bola menjadi nyaris mustahil. Sekarang operasi judi bola semakin canggih melalui judi online yang berjaringan internasional. Sangat sulit mengharapkan PSSI bisa menyelesaikan mafia bola ini dengan tuntas. Konflik kepentingan yang kental di tubuh PSSI menjadi salah satu faktor utama. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi