SEPANG-KEMPALAN: Pembalap juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo mendapatkan hasil yang lumayan bagus pada hari pertama sesi tes pramusim pertama MotoGP 2022 di Sepang International Circuit, Sepang, Sabtu (5/2).
Pembalap yang turun membela bendera Monster Energy Yamaha tersebut mampu menembus top four dalam daftar tercepat tes pramusim kali ini. Quartararo terpaut 0,631 detik dari duo pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro dan Maverick Vinales.
Meski mampu menembus empat besar, tidak membuat Quartararo puas dengan pencapaiannya di hari pertama. Menurutnya, dengan motor Yamaha YZR-M1 yang akan dipakai untuk MotoGP di 2022 ini, Quartararo masih harus beradaptasi dengan winglet baru motornya.
Seperti diketahui, Yamaha sudah mengganti winglet (sayap) yang selama tiga tahun terakhir dipakai di YZR-M1 motornya. ’’Setelah tiga tahun dengan aerodinamis yang sama, ini akan jadi sesuatu yang baru bagi kami,’’ sebut Quartararo.
Dibandingkan winglet sebelumnya, winglet kali ini lebih besar. Desainnya mirip dengan winglet lama Yamaha. Namun, dari bagian depan lubang RAM AIR asupan udara mirip seperti sistem di motor Aprilia RS-GP.
Karena baru sekali ini menjajal motor Yamaha YZR-M1 musim ini, Quartararo belum berani memberi kesimpulan teknologi yang dipakai kuda besinya tersebut. ’’Bisa lebih baik, bisa pula lebih buruk,’’ sebut pembalap yang berjuluk El Diablo tersebut.
Namun, dia menganggap tidak seharusnya Yamaha menjajal sistem aerodinamisnya yang terbaru itu di Sepang. Selain karena dia masih trauma dengan kejadian tersebut, Quartararo juga menilai kondisi di Sepang tidak ideal untuk menjajal winglet baru Yamaha.
’’Sepang bukanlah trek terbaik untuk menguji sistem aerodinamis baru Yamaha ini. Sebab di sini (Sepang) cenderung memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Kami harus mencobanya di trek seperti Jerez untuk mendapatkan lebih banyak jawaban,’’ tutur pembalap yang berkebangsaan Prancis tersebut.
Padahal, Sepang bukanlah trek yang tidak familiar dengan pembalap-pembalap MotoGP. Kalau dibandingkan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Indonesia, treknya masih belum banyak dihafal. Itu yang akan jadi tugas semua tim. ’’Aku tak tahu apakah ketika di Mandalika itu (winglet) akan cocok,’’ selorohnya.
Lain Quartararo, lain pula Franco Morbidelli. Meski menunggangi motor YZR-M1 yang sama dan sudah dijajal, rekan setim Quartararo di Repsol Honda Team tersebut malah merasa berpuas diri.
Morbidelli puas dengan kinerja winglet baru Yamaha itu. ’’Aku menyukainya (winglet baru),’’ ungkap Morbidelli. Dia pun menjelaskan efek dari winglet barunya tersebut. ’’Itu (winglet) dapat meningkatkan akselerasi namun itu tidak mengganggu ketika kecepatan yang tertinggi,’’ sebut Morbidelli. (GPOne, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi