yea aina
Kapolri sudah membubarkan satgassus. Apakah cukup hanya dibubarkan saja? Sebuah satuan khusus dalam institusi penegak hukum lho itu, bukan kaleng-kaleng. Publik menanti pengusutan tuntas, atas apa saja yang telah “ditugaskan” sekaligus prestasi satuan tersebut. Semoga pengusutan terhadap satgassus bisa menjawab keluhan Alvin: jika seorang polisi melakukan tindak pidana, lapornya ke polisi juga, masih bisa berlaku. Tanpa kekuatiran bakal selesai hanya di tingkat satgassus saja.
Mirza Mirwan
University of California Berkeley “sekitar satu jam dari San Fransisco”?. Saya yakin Pak DI sudah lupa, karena begitu banyak universitas di Amerika yang pernah beliau kunjungi. Jadinya lupa bahwa meskipun Berkeley berada di seberang Teluk San Fransisco, kota Berkeley cukup dekat dengan San Fransisco. Apalagi ada jembatan di atas teluk itu, The San Fransisco-Oakland Bay Bridge. Lebih dekat ketimbang jarak dari rumah Pak DI yang di Jakarta ke kampus UI Depok. Mongomong pengacara pro bono, saya sangat respek dengan Mr. Anil (Narain) Balchandani dari Red Lion Circle, Singapura, yang membela Mbak Parti Liyani dulu itu. Betapa tidak. Hampir 4 tahun Mr. Anil mendampingi Mbak Parti, sejak pemeriksaan hingga persidangan, 2017-2020, secara cuma-cuma. Padahal Mbak Parti bukan warganegara Singapura. Tetapi, memang, memperoleh keadilan hukum adalah hak setiap orang. Tidak peduli kewarganegaraan, etnis, agama, gender, strata ekonomi, dan afiliasi politiknya. Yang berduit layak ditarik fee atas jasa advokat, yang miskin tetap harus dibela secara gratis. Respek juga untuk Bang Hotman Paris Hutapea yang, melalui puteranya, telah membela Amelia, kasir Alfamart, yang diancam Mariana bersama pengacaranya dengan UU ITE, hingga akhirnya Mariana si pengutil cokelat minta maaf. Horas, Bang!
Macca Madinah
Uang dan kekuasaan, untung sekarang ada jalan sosmed, pem-viral-an, yang bisa berperilaku seperti pedang bermata dua. Semoga Koh Alvin tahan menghadapi cobaan dan gempuran dari berbagai penjuru. Referensi saya soal hukum sejauh ini hanya dari serial barat, ada satu yang bikin hati kecut, di salah satu episode The Good Fight, tentang memo 618. Kecut, karena di negara yang mengaku sangat demokratis, mbah dari mbahnya demokrasi dan harusnya juga masalah hukum, masih terjadi hukum yang melek dengan kekuasaan dan harta.
Lukman bin Saleh
Duren 3 cebong kadrun bersatu tak bisa d kalahkan… haha

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi