Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 10:43 WIB
Surabaya
--°C

Menhub Minta seluruh Pemangku Kepentingan Jaga Momentum Kinerja Positif Sektor Transportasi

JAKARTA-KEMPALAN: Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub), meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga momentum dari sektor transportasi.

Hal tersebut dilakukan karena kinerja positif yang dihasilkan sektor transportasi pada 2022. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sektor transportasi dan pergudangan pada triwulan II-2022 jika dibandingkan pada tahun sebelumnya berhasil tumbuh sebesar 21,27 persen.

“Hal ini didorong oleh pelonggaran mobilitas dan juga karena ada momen hari raya Idul Fitri pada kuartal II-2022,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono.

Pada triwulan I-2022, pertumbuhan positif ekonomi sektor transportasi sebesar 15,79 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada sektor transportasi terus mengalami peningkatan hingga triwulan II-2022.

“Hasil ini bisa menjadi indikator bahwa pemulihan di sektor transportasi yang telah kita bersama upayakan sudah terjadi. Momentum ini harus kita jaga agar pada triwulan ketiga dan keempat di tahun 2022 trennya terus meningkat,” pungkas Budi Senin, (8/8/2022).

BACA JUGA  Kematian Akibat Ebola di RD Kongo Hampir Capai 500 di Tengah Penularan Komunitas

“Pada triwulan tiga dan empat, kami akan memanfaatkan momentum hari kemerdekaan yang memiliki semangat bersama untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” tutur Budi.

Selain itu, dalam rapat kerja sektor transportasi nasional pada Februari 2022 mengatakan memiliki beberapa strategi untuk mempercepat pemulihan dalam sektor transportasi, yaitu dengan cara melakukan optimalisasi dalam menerapkan pendanaan kreatif non APBN.

Menhub akan terus meningkatkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, seperti BUMN, masyarakat, media, akademisi, swasta, dan Kementrian atau Lembaga untuk menjaga momentum positif kinerja sektor transportasi di triwulan ketiga dan juga keempat pada 2022.

Salah satu transportasi yang mengalami pertumbuhan adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pada semester I-2022, laba bersih yang didapat adalah sebesar Rp740 miliar. Angka tersebut tumbuh sebesar 254 persen dibandingkan kerugian pada semester I-2021, yaitu Rp480 miliar.

BACA JUGA  Dari Athena ke Kufah: Kebenaran, Manṭiq, dan Qadla Wa Qadar

Selain peningkatan laba itu, kinerja EBITDA PT KAI dibukukan tumbuh signifikan sebesar Rp2,07 trilun dibandingkan periode semester I-2021 yang sebesar Rp548 miliar.

“KAI mulai mencatatkan hasil yang positif seiring dengan pulihnya kondisi perekonomian nasional yang salah satunya ditandai dengan pertumbuhan pasar transportasi publik, setelah dibukanya berbagai pembatasan mobilitas yang dilakukan pemerintah,” tutur Didiek Hartantyo, Direktur Utama KAI, Senin (8/8/2022). (Kontan/Investor/MSN, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulan Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.