LONDON-KEMPALAN: Musim Liga Primer Inggris baru dimulai. Mulut tactician Liverpool FC Jurgen Klopp sudah asal bicara saja ketika anak asuhnya gagal memenangi laga tandangnya di Craven Cottage, London, kandang Fulham.
Dalam laga pembuka Liga Primer Inggris itu, LFC cuma bisa membawa pulang satu poin setelah ditahan Fulham 2-2.
The Reds (julukan LFC) bahkan dua kali tertinggal dari Fulham. Setelah Aleksandar Mitrovic mencetak gol pertama Fulham saat menit ke-32, LFC menyamakannya melalui Darwin Nunez di menit ke-64.
BACA JUGA: Darwin Nunez Dikritik, Klopp Pasang Badan
Mitro (sapaan akrab Mitrovic) kembali membawa Fulham unggul pada menit ke-72 lewat titik putih sebelum disamakan Mo Salah yang memanfaatkan sodoran umpan manis dari Darwin pada menit ke-89.
Alih-alih mengakui ada yang salah dalam taktiknya malam itu, Klopp malahan menyebut Craven Cottage-lah yang jadi biang kegagalan LFC memetik kemenangan pertamanya pada Liga Primer Inggris 2022—2023.
’’Lapangannya kering. Hal-hal seperti ini yang membuat kami main di bawah tekanan mereka (Fulham) sepanjang laga,’’ tuding Klopp kepada BT Sport. Menurutnya, lapangan yang kering itu berdampak dengan permainan anak asuhnya pada malam itu.
’’Hasilnya baik-baik saja. Saya tak berpikir kami pantas mendapatkan yang lebih dari itu. Meski begitu, harusnya performa pemain malam ini bisa ditingkatkan lebih besar,’’ sambung Kloppo (sapaan akrab Klopp).
Ucapan Klopp tersebut mengingatkan beberapa pernyataan der trainer 55 tahun tersebut sebelu duel ini. Terutama ketika mulut Klopp menyalahkan kondisi lapangan sebagai penyebab klubnya gagal memetik kemenangan.
Menyalahkan kondisi lapangan kering ini sama seperti yang pernah dikatakan Klopp saat ditahan imbang West Brom 2-2 di The Hawthorns, kandang West Brom, pada musim 2017—2018 yang lalu.
Mulut Klopp juga pernah ngoceh dan mengejek St James Park (kandang Exeter) tidak layak jadi lapangan sepak bola ketika klubnya ditahan 2-2 Exeter dalam Putaran Ketiga Piala FA 2015—2016.
Begitu pula dengan kondisi lapangan Stade de Tourbillon (kandang FC Sion) yang diselimuti salju saat LFC ditahan tanpa gol di dalam laga pemungkas fase grup Liga Europa 2015—2016. (Eurosport, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi