Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 23:20 WIB
Surabaya
--°C

AS-Indonesia Adakan Latihan Militer Gabungan, Tiongkok Anggap sebagai Ancaman

Garuda Shield-Kompas

JAKARTA-KEMPALAN: Lebih dari total 5 Ribu militer asal Indonesia dan AS telah melakukan latihan militer gabungan di pulau Sumatera, yang kemudian menjadi sinyal besar hubungan kedua negara yang lebih baik ditengah semakin agresifnya Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik.

Latihan militer gabungan antara kedua negara tersebut telah dilakukan sejak tahun 2009 dengan nama Garuda Shield.

Namun pada tahun ini, dikatakan menjadi yang paling besar karena adanya tambahan personil dari Militer Australia dan Jepang.

Latihan militer gabungan yang sudah dimulai sejak Rabu (3/8) memiliki tujuan untuk semakin memperkuat kapabilitas, kepercayaan dan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik.

“Latihan ini menjadi simbol hubungan AS-Indonesia yang semakin baik di kawasan” ucap Charles Flynn, Komandan Pasukan Militer AS di Pasifik.

BACA JUGA  Polisi Sidoarjo Gandeng Gapoktan untuk Keberhasilan Tanaman Jagung

Charles Flynn juga sudah bertemu dengan Kepala AD Indonesia yaitu Jenderal Andika Perkasa dalam upacara pembukaan di Baturaja, Sumatera Selatan.

Disebutkan bahwa latihan gabungan tersebut akan dilaksanakan hingga 14 Agustus mendatang.

Melansir dari Aljazeera, latihan gabungan yang dilaksanakan selama 2 minggu tersebut terjadi setelah militer Tiongkok melaksanakan latihan militer terbesarnya di Taiwan ketika petinggi AS yaitu Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.

Terlebih lagi, hingga saat ini, Tiongkok masih bersifat asertif di kawasan Laut Cina Selatan.

AS memandang Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Pasifik—dan bahkan Indonesia juga sudah mengecam tindakan Tiongkok di Taiwan.

Menanggapi adanya latihan militer gabungan tersebut, disebutkan bahwa Tiongkok memandangnya sebagai sebuah ancaman.

BACA JUGA  DPW Gerakan Rakyat Bali Fokus Konsolidasi Internal dan Usung Politik Inklusif

Dalam media nasional Tiongkok, AS dituduh memiliki keinginan untuk membangun aliansi di Indo-Pasifik—seperti NATO, yang kemudian akan menjadi ‘Dalang’ provokasi di kawasan.

Apakah kedepannya akan terbentuk aliansi seperti NATO di kawasan Indo-Pasifik?

 

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.