Sabtu, 18 April 2026, pukul : 11:38 WIB
Surabaya
--°C

Khofifah: Gerakan Bagi 77 Ribu Bendera Upaya Pupuk Nasionalisme dan Cinta Merah Putih

SURABAYA-KEMPALAN: Semangat nasionalisme dan cinta tanah air disuntikkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui pembagian 77 ribu bendera merah putih secara gratis.

Bendera merah putih tersebut mulai dibagikan Gubernur Khofifah kepada masyarakat yang telah mendaftar secara online di Ruang Binaloka Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (2/8).

Dalam kesempatan tersebut Khofifah menyampaikan bahwa gerakan membagikan 77 bendera ini tidak sekadar untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, gerakan ini merupakan upaya untuk memupuk kecintaan terhadap merah putih dan NKRI.

“Kita memulai pada hari ini 2 Agustus 2022 di Gedung Binaloka Kantor Gubernur Jatim. Sesungguhnya, momentum ini ibarat nabuh gong semangat bersama untuk berkomitmen mengibarkan bendera merah putih, tidak hanya di bulan Agustus melainkan ini bagian wujud cinta kita terhadap NKRI,” ujarnya.

Gerakan ini sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Sekretaris Negara RI Nomor. B-620/M/S/TU.00.04/07/2022 Tanggal 12 Juli 2022 bahwa selama 1 bulan penuh (1-31 Agustus 2022) seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera merah putih mulai matahari terbit hingga tenggelam.

Untuk meneruskan SE dari Menteri Sekretariat Negara, Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan bendera merah putih kepada lima perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Masyarakat berjubel antre untuk menerima bendera merah putih dari Gubernur Khofifah.

Menurutnya, gerakan pembagian bendera di bulan kemerdekaan akan menjadi bagian penting untuk membangun sinergitas bagi seluruh masyarakat. Hal itu bisa dirasakan, bagaimana animo masyarakat mengambil bendera merah putih begitu antusias. “Saya rasa gerakan untuk mengibarkan bendera selama Agustus diharapkan mendorong penguatan nasionalisme kita,” ujarnya.

Ibarat iman, kata Khofifah, kadang bertambah dan kadang berkurang. Begitu juga dengan rasa cinta tanah air dan nasionalisme juga bisa berkurang dan bisa bertambah.

“Kecintaan kita terhadap Indonesia bisa bertambah bisa berkurang. Kecintaan kita terhadap merah putih juga bisa bertambah dan berkurang. Namun, berbagai dinamika dan disrupsi memungkinkan ada penguatan untuk tetap mencintai Indonesia dalam membangun patriotisme dan heroisme. Begitu juga sebaliknya,” ucap mantan Mensos RI ini.

“Hal itu bisa kita bangun dari apa yang kita punya dan apa yang kita lakukan. Sekecil apapun tapi itu bisa memberikan benih-benih kebaikan bagi kehidupan kemanusiaan di negeri ini. Maka, sinergi akan menjadikan bangsa kita menjadi kuat,’ sambung dia.

Oleh karena itu bulan Agustus momentum yang sangat strategis bagi masyarakat bagaimana membangun sebuah bangsa menjadi tempat berteduh, hidup, dan membangun persaudaraan serta kesatuan di negeri ini. “Jadi harapan kita semua dengan hadirnya beberapa elemen strategis saat ini, terus menerus dapat membangun penguatan demi penguatan, sinergi dan kolaborasi,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, gerakan pembagian bendera merah putih merupakan itikad baik sebagai bentuk nasionalisme dan patriotisme bagi bangsa Indonesia. Khofifah mencontohkan peran dari masing-masing profesi.

Bendera merah putih dalam kotak yang diserahkan Gubernur Khofifah kepada masyarakat.

TNI/POLRI melakukan penguatan pertahanan dan pengamanan, para petani menyiapkan logistik agar pangan kita aman, para guru mendidik anak, tokoh agama melakukan pembinaan kepada umat dan media menyampaikan pesan-pesan kehidupan kebaikan dan perdamaian.
.
Maka, lanjutnya, sinergitas di antara seluruh masyarakat akan menjadi bagian penting bagaimana membuktikan cinta terhadap Indonesia dan cinta terhadap merah putih.”Bagaimana kita tidak sekadar mengibarkan bendera merah putih, melainkan semangat merah putih selalu ada di hati, pikiran dan di dalam kehidupan kita,” tegasnya.

Dikatakan, gerakan berbagi bendera merah putih sesungguhnya membagikan 77 ribu bendera merah putih sebagai ikon HUT Kemerdekaan RI ke-77. Namun, jumlahnya akan lebih besar dari angka yang tertera.

“Nanti akan kita sambungkan dengan berbagai elemen yang akan membantu mendistribusikan. Ada banyak ormas, organisasi profesi, dan BUMD Jatim bersama-sama kita berharap membangun nasionalisme dan patriotisme dalam momentum yang strategis ini,” tandas Khofifah. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.