Rudi Samin kepada wartawan, Minggu, 31 Juli 2022, menceritakan, awalnya ia diberitahu seorang karyawan JNE (tidak disebut nama). Bahwa ada satu kontainer sembako dikubur di tanah milik Rudi, sejak awal pandemi Corona 2020.
Rudi: “Awalnya saya kurang percaya. Tapi, yang ngomong ini karyawan JNE yang tahu penimbunannya. Maka, saya menyewa beberapa tukang gali, untuk menggali.”
Penggalian dimulai Rabu, 27 Juli 2022. Seharuian digali, tanpa hasil. Esoknya dilanjutkan, juga nihil. Esoknya lagi, Jumat, 29 Juli 2022 Rudi menyewa eskavator untuk waktu 24 jam.
BACA JUGA: Otopsi Yosua Jadi Anti-klimaks
Hasilnya nyata. Sekitar satu kontainer sembako di situ. Bau busuk menyebar. Satu karung beras dibuka. Berasnya sudah hancur jadi bentuk tepung.
Proses penggalian itu divideokan. Disebar di medsos sejak Jumat, 29 Juli 2022. Viral. Warga berbondong menonton ke situ.
Di video, tampak Rudi marah-marah: “Beras bantuan pemerintah bukannya dibagi, malah ditimbun. Nimbunnya di tanah milik orang (milik Rudi), bukan di tanah milik mereka sendiri.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi