Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 07:21 WIB
Surabaya
--°C

Saat SMA, Anies Baswedan Masuk Kelas Unggulan

YOGYAKARTA–KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat sekolah di tingkat menengah atas masuk SMAN 2 Yogyakarta pada tahun ajaran 1995. Lulusan SMPN 5 Yogyakarta ini punya modal nilai akhir SMP yang bagus sehingga masuk di kelas 1D.

Kelas 1D di sekolah yanag berada di Jalan Bener nomor 30 Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, ini merupakan kelas unggulan. Bisa dibilang siswa yang punya nilai akhir SMP yang tinggi yang bisa masuk di kelas ini.

Nasrudin, teman Anies sebangku di Kelas 1D SMAN 2 Yogyakarta mengaku bersyukur bisa masuk kelas unggulan bersama Anies Baswedan dan teman-temannya yang lain. Tidak mudah bisa diterima di SMAN 2 Yogyakarta, khususnya di kelas 1D yang termasuk favorit atau unggulan.

Dia mengungkapkan, persaingan nilai pelajaran antarsiswa di kelas ini sangat ketat. Tidak mendapat ranking 10 besar bukan berarti tidak cerdas.

BACA JUGA  Konsistensi Tanpa Henti: Gribin Volleyball Club Kembali Pasok Talenta ke Skuad Porprov Surabaya

Di mata Nasrudin tidak ada yang meragukan Anies Baswedan sebagai sosok yang cerdas di sekolah. Namun demikian, Anies di kelas 1D bukan peraih ranking pertama.

“Anies itu cerdas, semua tahu itu. Tapi seingat saya, Anies bukan ranking satu di kelas 1D, karena persaingannya memang ketat,” kata Nasrudin, Kamis, 21 Juli 2022.

Nasrudin menyebutkan untuk urusan ranking di kelas 1D ini, lebih baik dibanding Anies Baswedan. “Mohon maaf, rankingnya Mas Anies ini di belakang saya. Tapi wawasannya lebih luas Anies. Dia itu orang yang visioner. Apa yang dipikirkannya itu jauh lebih maju dibanding teman seusianya,” ungkapnya.

Menurut dia, ranking siswa di kelas 1D di luar besar bisa jadi menjadi ranking terbaik di kelas lainnya. “Ranking belasan mungkin jadi ranking tiga besar di kelas lain,” ujar pria yang sewaktu SMA mondok di Pondok Pesantren Mlangi, Sleman ini.

BACA JUGA  Mengapa NPD Tak Suka di Rumah ?

Dia mengatakan, kecerdasan atau nilai pelajaran kurikulum tidak sebanding lurus profesi di kemudian hari. Namun faktanya, siswa dari kelas 1D ini rata-rata menjadi orang sukses. “Anies Baswedan adalah salah satunya, pernah jadi menteri dan syukur kelak menjadi yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.

Lulusan kelas 1D ini juga banyak yang berprofesi sebagai pendidik di perguruan tinggi. “Bahkan Anies pernah menjadi rektor termuda (di Kampus Paramadina), teman-teman lain dari kelas 1D yang jadi dosen ada tujuh orang. Alhamdulillah sudah jadi orang sukses,” kata pria yang kini bekerja di PT Pos Pusat di Bandung, Jawa Barat ini. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.