Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 17:51 WIB
Surabaya
--°C

PSM akan Angkat Trofi Liga 1 dengan Desain Baru

JAKARTA-KEMPALAN: Juara Liga 1 musim 2022-2023, PSM Makassar akan mengangkat trofi dengan desain baru yang telah dibuat oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB)

Trofi Liga 1 musim 2022-2023 akan memiliki desain yang berbeda dibandingkan tahun lalu. Trofi Liga 1 sendiri memang sudah pernah berganti desain sebanyak dua kali. Pada 2017, sang juara di akhir musim Bhayangkara mengangkat trofi berbentuk piringan dengan warna perak.

Kemudian pada Liga 1 2018, juara musim itu Persija Jakarta memperoleh trofi berwarna kuning emas. Trofi yang sama kemudian diangkat oleh Bali United setelah menjuarai Liga 1 2021/2022.

Sementara untuk musim ini, PT LIB kembali mengubah desain trofi juara Liga 1. Namun, operator kompetisi Liga 1 itu masih menutup rapat-rapat detail desain baru trofi yang nantinya akan diberikan ke PSM Makassar.

BACA JUGA  Seluruh POSSI Daerah Desak Selam Masuk POPDA Jatim 2026

“Pialanya memang baru, tidak seberat yang lalu. Tetapi nilainya yang berat, bentuknya sudah seperti World Cup dan desainnya beda. Pokoknya keren,” kata Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.

PSM Makassar sendri akan menerima trofi tersebut setelah menjamu Borneo FC di laga pekan terakhir Liga 1 musim 2022-2023, yang berlangsung di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare, pada Minggu (16/4) malam WIB.

Ferry juga mengkonfirmasi bahwa laga ini akan digelar 1 jam lebih cepat. Direktur Utama PT LIB itu juga mengatakan bahwa kedua tim sudah bersepakat terkait perubahan jadwal ini.

Jika biasanya kickoff Liga 1 digelar pada pukul 20.30 WIB (21.30 WITA) selama bulan Ramadhan, maka khusus PSM Vs Borneo nanti akan digelar pada pukul 19.30 WITA atau 20.30 WIB.

BACA JUGA  Ironi Medali Hapkido Jatim: Penggawa Tarung Garang, Nomor Seni Malah Pincang

“Memang pukul 20.30 di Indonesia Tengah (WITA) itu kan menjadi 19.30 (WIB). Artinya 20.30 waktu sana ya. Kedua tim juga sudah sepakat bersama karena tetap setelah buka puasa, jadi waktu rest dia lebih sedikit, tetapi pemain sudah tidak ada masalah.” ujar Ferry.

“Jadi kalau harus main di 20.30 (WITA), jadi di sini (WIB) berarti 21.30 WIB, jadi sudah terlalu malam juga buat mereka. Syukur pihak broadcaster juga happy.” imbuhnya.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.