Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 22:31 WIB
Surabaya
--°C

Media yang Punah

Penyelidikan independen oleh pers dilakukan dengan cara menginvestigasi kegiatan pejabat, korporasi, dan lembaga publik lainnya, sehingga media dapat memberi informasi kepada masyarakat demi transformasi sosial. Genre ini disebut watchdog journalism yang sangat idealistis meskipun dalam praktiknya semakin sulit diterapkan.

Di kutub lain, ada juga jurnalisme sampah, junk journalism, yang mengeksploitasi berita-berita murah tapi sangat disukai oleh algoritma sehingga menghasilkan trafik yang tinggi. Energi jurnalis lebih banyak dicurahkan untuk mencari dan menjaga trafik ketimbang lainnya. Seorang jurnalis senior dengan pahit berkata, kalau saja 1/10 energi yang dikeluarkan untuk mengintai kehidupan pribadi dimanfaatkan untuk memantau kekuasaan yang nyata, kita akan luar biasa menjadi lebih baik

BACA JUGA  Persi Jatim Ajak Tenaga Kesehatan Berkreasi dalam Lomba Bola Voli Mix dan Vokal Group

Media sedang berada di persimpangan jalan. Era media cetak sudah mendekati ujungnya, sementara media digital masih berjuang mencari bentuknya. Banyak ramalan menyebutkan, media cetak akan musnah dan menjadi sejarah. Philip Meyer, penulis buku “The Vanishing Newspaper”, meramalkan koran terakhir terbit pada April 2040. Media cetak akan segera punah.

BACA JUGA: Diplomasi Tinju

Penelitian AC Nielsen menyebutkan oplah media cetak turun sementara konsumsi media digital justru naik. Oplah koran turun 4 persen, majalah 24 persen, tabloid 12 persen. Sementara, penonton televisi naik 2 persen dan pengakses internet naik 17 persen. Selanjutnya, dari sisi karakteristiknya, media cetak dinilai sudah tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan masyarakat yang serba cepat. Distribusi media cetak terkendala faktor geografi, sementara internet meruntuhkan batas-batas tradisional itu.

BACA JUGA  Mengapa NPD Tak Suka di Rumah ?

Meyer mempernalkan ‘’the influence theory’’ atau teori pengaruh yang menyatakan bahwa koran adalah “berjualan pengaruh,” bukan berita atau informasi bisnis. Ia bergantung pada sebuah bisnis yang menghubungkan antara kualitas hasil jurnalistik yang akan meningkatkan meningkatkan pengaruh sosial, yang pada gilirannya mengatur sirkulasi dan profitabilitas.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.