Saksi mahkota ada di Nyonya Ferdy Sambo dan Bharada E yang terlibat baku tembak dengan Joshua. Kesaksian dua orang ini akan menjadi kunci peristiwa yang sesungguhnya. Publik berhak mendapatkan informasi yang akurat mengenai peristiwa ini. Publik ingin tahu apakah ada kemungkinan terjadi ‘’obstruction of justice’’ untuk menyembunyikan peristiwa ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertindak cepat dengan membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Wakapolri Gatot Edy Pramono. Publik akan mengawasi kerja tim khusus ini, dan menunggu hasil kerjanya yang profesional dan objektif.
BACA JUGA: Ibrahim
Insiden ini akan menjadi ujian bagi kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Publik masih ingat, semasa dia menjabat kabareskrim terjadi pembunuhan terhadap enam anggota FPI (Front Membela Islam). Pembunuhan itu, oleh sementara kalangan, dianggap sebagai ‘’unlawful killing’’ yang melanggar hak asasi manusia. Di pengadilan, para polisi yang melakukan penembakan dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan dari semua tuduhan.
Kali ini, Jenderal Listyo Sigit harus bisa mengungkap kasus Brigadir Joshua secara tuntas, sehingga semua misteri bisa terungkap dan berbagai kecurigaan bisa dibersihkan. Reputasi Sigit dan polisi menjadi taruhan. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi