Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 03:47 WIB
Surabaya
--°C

Sri Lanka Makin Parah, Rumah PM Dibakar dan Istana Presiden Diduduki Pendemo. Ini Potretnya!

Sri Lanka-Kompas

KOLOMBO-KEMPALAN: Pendemo di Sri Lanka masih menggila—hingga pada Minggu (10/7), pendemo berhasil masuk ke Istana Presiden dan menempatinya hingga saat ini. Pendemo meminta Presiden Sri Lanka—Rajapaksa dan Perdana Menteri Sri Lanka—Wickremesinghe untuk mundur dari jabatannya.

Sebelumnya, pada Sabtu (9/7), rumah pribadi Perdana Menteri Sri Lanka yaitu Ranil Wickremesinghe telah dibakar oleh pendemo yang merasa tidak puas dengan keadaan ekonomi Sri Lanka yang makin terpuruk.

Kemudian setelah membakar rumah tersebut, pendemo mulai berjalan ke Istana Presiden dan kemudian mengambil alih tempat tersebut hingga saat ini dengan permintaan bahwa Presiden dan Perdana Menteri harus mundur dari jabatannya.

Perdana Menteri Wickremesinghe mengatakan bahwa ia akan turun dari jabatan setelah pemerintahan baru terbentuk—dan kemudian Presiden Rajapaksa akan turun pada Rabu (13/7) mendatang.

Namun pendemo masih menolak untuk percaya dan mengatakan akan tetap menduduki semua area penting negara.

“Perjuangan kami belum berakhir” ucap seorang pemimpin mahasiswa yang bernama Lahiru Weerasekara.

Berdasarkan kabar yang beredar, Presiden Sri Lanka dan juga PM-nya sedang kabur dari negara yang mereka pimpin.

Di media sosial, telah beredar banyak video dan foto yang beredar bahwa pendemo senang dengan Istana Presiden.

Bahkan pendemo mencoba berenang di Kolam Renang, mencoba ranjang, hingga lainnya.

“Kami disini untuk mengeksplor—apa saja yang mereka lakukan dengan uang pajak kami. Politikus harus sadar dan mengerti adanya kekuatan rakyat” ucap seorang pendemo.

Berikut adalah potret yang beredar di media sosial:

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.