BARCELONA-KEMPALAN: Harapan Erik ten Hag mendatangkan gelandang andalannya saat di AFC Ajax Frenkie de Jong ke Manchester United mulai pupus. Karena, FC Barcelona sebagai pemilik De Jong saat ini tidak bersedia melepaskannya.
Padahal, sepekan yang lalu United dan Barca telah menyepakati fee transfer De Jong senilai 56 juta Pounds (Rp 1 triliun) belum termasuk bonus lain-lain untuk mendatangkan gelandang timnas Belanda tersebut ke Manchester.
BACA JUGA: Here We Go, Inilah Rekrutan Pertama Ten Hag di Manchester United
Akan tetapi, ucapan dari Presiden Barca Joan Laporta pada Rabu (6/7) bisa membuyarkan mimpi Ten Hag mengumpulkan mantan anak buahnya itu. Laporta tidak bersedia melepaskan De Jong di musim panas ini.
’’Dia (De Jong) masih jadi pemain Barca dan kami merasa tidak perlu dan tidak ingin melegonya ke klub lain musim panas ini. Kami tidak akan menjualnya,’’ ucap Laporta. De Jong merapat ke Barca sejak musim panas 2019.
Ketika itu, Barca yang mengontrak De Jong selama lima musim membayarkan 65 juta Pounds (Rp 1,16 triliun) kepada Ajax dengan tambahan biaya variabel sekitar 9,5 juta Pounds (Rp 169,6 miliar).
Perbedaan harga belinya dan tawaran dari United itu yang disebut sebagai ganjalan De Jong jadi anak buah Ten Hag lagi. La Blaugrana (julukan Barca) disebut menginginkan angka pembelian di atas harga De Jong ketika diboyong Barca dari De Godenzonen (julukan Ajax).
’’Kami tahu dia (De Jong) sudah mendapatkan tawaran. Andaikan pada suatu nanti kami tertarik, maka kami akan mempertimbangkannya. Tapi, untuk saat ini, kami tidak akan menjual pemain,’’ sambung Laporta.
Bukan hanya De Jong mantan anak buah Ten Hag di Ajax yang belum juga bisa menjejakkan kakinya di Carrington (kamp latihan United). Begitu juga Antony yang proses kepergiannya ke Manchester belum juga terealisasi.
Padahal, Ten Hag disebut sudah meramu kekuatan dari barisan lini tengahnya. Terutama pemain-pemain di sekitar Bruno Fernandes. Selain menginginkan De Jong, Ten Hag juga menginginkan gelandang kreatif Brentford FC Christian Eriksen jadi bagian kekuatannya untuk musim 2022–2023. (BBC Sport, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi