Rabu, 24 Juni 2026, pukul : 20:01 WIB
Surabaya
--°C

Beginilah Proses Cemburu Jadi Bunuh

Saran Prof Leahy

1) Normalkan emosi. Pikirkan tentang hubungan romantis yang pernah terjadi, dulu. Pikirkan, bagaimana Anda bertemu pasangan, dulu. Betapa romantis.

“Pahami bahwa dalam hubungan berkomitmen apa pun harus ada ruang untuk sejumlah kecemburuan.”

2) Stop memeriksa, melacak, menginternalisasi.

“Luangkan waktu 30 menit sehari untuk berfokus hanya pada kecemburuan Anda. Sebab, jika rasa cemburu diulang-ulang, bakal menimbulkan kebosanan. Tensi cemburu bakal turun.”

3) Lakukan hal yang berkebalikan dari perasaan Anda. Bersikaplah positif terhadap pasangan.

“Katakan ke pasangan, begini: Saya tahu sekarang saya cemburu. Saya minta maaf sudah membuat Anda kesal. Kalau Anda mau meninggalkan saya, silakan saja.”

Ucapan terakhir ini sekaligus ujian. Seandainya pasangan benar-benar pergi, maka memang tidak layak untuk dipertahankan. Kalau pun dipertahankan, hubungan kelak tidak bakal harmonis lagi.

BACA JUGA  Apresiasi Langkah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Liburan Sekolah, Saatnya Orang Tua Kembali Menjadi Guru Kehidupan

Saran Leahy itu meminimalisir kerugian. Jika kecemburuan tidak berubah menjadi kehilangan, maka pelaku beruntung. Terhindar dari tindakan emosial. Bahkan pembunuhan.

Sebaliknya, seumpama kecemburuan terbukti jadi kehilangan, maka pecemburu hanya kehilangan satu: Pasangan seksual. Pergilah.

Tapi tidak terjadi pembunuhan. Yang berarti kehilangan dua: Dipenjara. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.