Bahwa akhirnya Indro menemukan sesuatu untuk negara dan rakyatnya itu karena kesabarannya. Ia sudah kenyang dengan caci maki, hinaan, dan peremehan.
“Setiap kali ada wabah virus saya berpikir melihatnya dari banyak sudut keilmuan,” katanya. “Virus itu sama. Di manusia, hewan, maupun tumbuhan” katanya.
BACA JUGA: Babi Bebek
Indro tipe peneliti yang tidak peduli gaji, penghasilan, dan fasilitas. “Sepanjang ada kopi satu galon penelitian jalan terus,” katanya. “Apalagi kalau disertai rokok 4 pak,” tambahnya.
Ia bukan orang fanatik. Ia ganti merek rokok sejak dua tahun lalu. “Gara-gara warung di depan rumah jual rokok merek itu,” katanya. (*)
Komentar Pilihan Disway*
Edisi 27 Juni 2022: Jalan Zulhas
rid kc
Ternyata nama zulhas direstui alam. Sebentar lagi dikutuk sama petani sawit. Nama zulhas tidak direstui bangsa manusia hahaha
Ali Abdurrahman
Harga sawit kemitraan dari dinas hanya berlaku untuk ‘kebun plasma’ yang dikerjasamakan dan dikelola oleh perusahaan inti, harga sawit masyarakat (petani) selalu dibawah harga dari dinas (selisih 500-1000rupiah)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi