Krisis Startup Belum Selesai, 300 Karyawan Netflix di-PHK Lagi!

waktu baca 2 menit
Reklame iklan Netflix untuk seri tv lanjutannya (Instagram @netflix)

JAKARTA-KEMPALAN: Dua bulan belum berlalu, Netflix mengumumkan kembali mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Kali ini, sebanyak 300 karyawannya atau sebesar 3 persen dari total telah dirumahkan.

Pada Kamis (23/6/2022), Netflix mengumumkan kebijakan PHK tersebut kepada publik. “Hari ini, kami dengan sedih harus melepas sekitar 300 karyawan,” ujar juru bicara Netflix, Bao Nguyen.

Netflix mengambil keputusan untuk melakukan PHK karyawan untuk meyesuaikan biaya operasional dengan lambatnya pertumbuhan pendapatan.

“Kami berterima kasih atas segala hal yang mereka telah lakukan untuk Netflix dan kami akan bekerja keras untuk mendukung mereka melalui transisi ini,” tambahnya.

Dalam dua bulan terakhir, menurut netflix langkah kali ini adalah langkah efisiensi keduanya. Pada bulan Mei lalu, Netflix mengumumkan PHK atas sebanyak 150 pegawainya. Sebelumnya, pada bulan April Netflix juga telah merumahkan sebagian dari tim redaksi Tudum yang merupakan unit bisnis media Netflix yang pada Desember 2021 lalu baru dimunculkan.

Netflix mengatakan bahwa walaupun mayoritas yang di-PHK adalah karyawan yang berbasis di Amerika Serikat, kebijakan tersebut juga berdampak untuk karyawan yang berada di wilayah Amerika Latin dan Eropa, Asia Pasifik, dan Timur Tengah serta Afrika.

Bukti Netflix sedang mengalami tekanan adalah mereka kehilangan sebanyak 200.000 pelanggannya pada kuartal I/2022. Selain itu, proyeksi perusahaan menyatakan ada potensi sebanyak 2 juta akun yang berhenti untuk berlangganan di Netflix pada kuartal II/2022.

Netflix mengatakan penyebab dari adanya PHK ini karena pandemi COVID-19, invasi Rusia ke Ukraina, dan kebiasaan sharing password ke antarpengguna.

Beberapa inisiatif yang telah disiapkan oleh Netflix untuk mendorong jumlah pendapatan dan pelanggan, yaitu memperkuat upaya masuk ke industri gim dengan peluncuran gim baru dan melakukan siaran langsung untuk acara tanpa naskah seperti komedi.

Selain itu, Netflix akan memperkenalkan tingkat berlangganan yang lebih murah serta didukung oleh iklan yang sedang dalam pembicaraan dalam beberapa perusahaan.

Juru bicara Netflix tersebut enggan menjawab apakah dalam waktu dekat Netflix kedepannya memiliki rencana untuk kembali melakukan PHK karyawannya lagi.

Saat ini Netflix sedang melakukan transisi bisnis. “Kami terus berinvestasi secara signifikan dan kami sedang melakukan penyesuaian. Pertumbuhan pendapatan kami melambat,” ujar Bao Nguyen sebagaimana dikutip dari Detik.com, Jumat (24/6/2022). (Kompas/CNBC/Bisnis/Detik, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *