SURABAYA- KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi melepas keberangkatan kontingan Kota Surabaya yang akan berlaga di Porprov VII 2022 di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (22/6) pagi. Kontingen Kota Surabaya kali ini berkekuatan 794 atlet dan 195 pelatih.
Mereka akan terjun di 51 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di empat daerah, yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo, dan Bondowoso pada 25 Juni hingga 5 Juli 2022.
Jika pada pelaksanaan Porprov I hingga VI kontingen Kota Surabaya selalu tampil sebagai juara umum, maka untuk Porprov VII 2022 Kota Surabaya kembali mencanangkan target meraih gelar juara umum.
Tidak hanya juara umum, tapi jumlah medali emasnya harus lebih banyak dari Porprov sebelumnya. “Insya Allah kita akan juara umum tujuh kali berturut-turut. Kalau Porprov VI kemarin kita dapat 113 medali emas, maka pada Porprov VII kali ini saya yakin medali emasnya akan jauh lebih banyak lagi,” kata Eri Cahyadi dalam sambutannya.

Menurut Eri Cahyadi, sebagai warga Surabaya ada suatu kebanggaan. Pasalnya, Kota Surabaya adalah darahnya perjuangan. Bahwa Kota Surabaya ini adalah semangat pertempuran yang terus membara. Karena itu, tidak layak dan tidak elok kalau atletnya dikatakan tidak punya semangat.
Hari ini, lanjut Eri Cahyadi, semangat atlet Kota Surabaya sangat luar biasa. Sebab, Soekarno selaku presiden RI pertama, yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Yang selalu mengatakan kekuatan gotong-royong dan Pancasila, lahir di Kota Surabaya.
Selain itu, Surabaya bertempur mempertahankan kemerdekaan melawan Sekutu pada 10 November 1945 selama 100 jam pantang menyerah. Keras kepala, tidak mau tunduk pada yang lainnya hanya untuk kemerdekaan, sehingga menewaskan Brigadir Jenderal Mallaby di Kota Surabaya.
Eri Cahyadi menyebut bahwa ini menunjukan Surabaya adalah kota yang pantang menyerah. Kota Surabaya adalah kota yang keras kepala untuk menuju satu tujuan. “Dan kali ini, tersematkan tujuan untuk menunjukkan Surabaya yang paling hebat. Surabaya adalah gudangnya atlet, Surabaya adalah kota olahraga,” tegas mantan kepala Bappeko Surabaya tersebut.
Maka, kata Eri Cahyadi, berangkatnya atlet-atlet ke Porprov VII akan menunjukkan bahwa medali emas akan makin banyak ditampung dan dipegang oleh atlet-atlet Surabaya.
“Ini kekutan yang harus kita tunjukkan. Tidak ada yang tidak bisa. Jika pada Porprov VI Surabaya tampil sebagai juara umum dengan meraih 113 medali emas, 89 perak, dan 79 perunggu. Kalau Porprov VII, dengan kekuatan yang sangat luar biasa, saya yakin akan lebih dari 113 medali emas,” ujarnya, optimistis.
Eri juga menyampaikan bahwa setelah para atlet Kota Surabaya kembali dari Porprov, nantinya akan terus dibina. Untuk itu ia meminta kepada Kadispora, Sekda dan seluruh jajaran Asisten agar menyediakan tempat latihan bagi semua cabor yang ada di KONI Kota Surabaya dan mengikuti Porprov 2022..”Tolong sediakan tempat latihan yang layak untuk semua cabang olahraga yang ada di Kota Surabaya,” pinta Eri.
Selain itu, di dalam Porprov VII yang memakan waktu 13 hari, Eri Cahyadi memerintahkan Sekda Kota Surabaya menyusun jadwal piket para pejabat Pemkot Surabaya untuk hadir mendampingi para atlet yang bertanding secara bergiliran.
“Ojok sampek atletik nang kono gak sehat kurang mangan. Ngisin-ngisini. (Jangan sampai atlet di sana tidak sehat kurang makan. Memalukan, Red). Tolong Bu Kadispora lihat di sana, penginapannya di mana, makannya tolong dijaga. Kesehatannya juga tolong dijaga, koordinasikan dengan KONI Kota Surabaya,” pungkas Eri.

Sementara itu Ketua KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah dalam sambutannya melaporkan bahwa kontingen Kota Surabaya pada Porprov VII 2022 berkekuatan 794 atlet dan 195 pelatih yang akan bertanding di 51 cabor.
“Kami bertekad tetap mempertahankan juara umum tujuh kali berturut-turut dengan raihan medali emas dan pemecahan rekor yang lebih banyak dari Porprov sebelumnya,” kata Hoslih Abdullah.
Selain Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah, acara pelepasan kontingen Porprov Kota Surabaya ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kota Surabaya, Sekda Kota Surabaya, Hendro Gunawan, Kadisbudporapar Wiwiek Widayati, para OPD di lingkungan Pemkot Surabaya, para ketua umum pengkot cabor peserta Porprov VII 2022, serta para atlet dan pelatih peserta Porprov VII 2022. (Dwi Arifin)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi