Jumat, 17 April 2026, pukul : 21:23 WIB
Surabaya
--°C

Politik Romantis Anies dan Nasdem

KEMPALAN: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) akhirnya merekomendasikan tiga nama yang bakal diusung partai itu sebagai calon presiden 2024. Ketiganya adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa. Dari ketiga nama tersebut, Anies Baswedan yang paling banyak diusulkan. Gubernur DKI Jakarta itu memang punya kenangan yang panjang bersama partai itu. Termasuk sang pemimpin partai Surya Paloh. Meski “kemesraan” yang putus nyambung.

Rakernas itu sendiri berlangsung dramatis. Terutama karena sejak awal, sorak sorai “Anies Presiden” kerap menggema di Jakarta Convention Centre (JCC), tempat Rakernas digelar, Kamis (16/6) kemarin.

Dari 34 DPW Partai Nasdem, sebanyak 32 DPW mengusulkan nama Anies Baswedan sebagai capres. Hanya dua provinsi yang tidak, yakni Papua Barat dan Kalimantan Timur. Ganjar Pranowo sendiri diusulkan 29 DPW dan Andika Perkasa diusulkan 13 DPW. Tidak ada nama Prabowo Subianto maupun Agus Harimukti Yudhoyono dalam Rakernas itu.

Kedekatan Anies dan Nasdem sudah terjalin sejak lama. Anies adalah salah satu tokoh deklarator Nasional Demokrat (Nasdem) saat pertama kali didirikan sebagai organisasi masyarakat (ormas) pada tahun 2010 lalu.

Ormas yang kemudian menjadi cikal bakal Partai Nasdem itu didirikan oleh Surya Paloh dan Sultan Hamengkubuwono X.

Pada deklarasi yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta itu, Anieslah yang membacakan manifesto deklarasi Ormas Nasdem. Pokok isinya menginginkan restorasi Indonesia, mengembalikan kepercayaan diri bangsa, mencapai demokrasi yang matang yang mempersandingkan keberagaman dalam persatuan.

Selain Anies, 45 tokoh sebagai deklarator lainnya di antaranya Khofifah Indar Parawansa, Ahmad Syafii Maarif, Budiman Sudjatmiko, Meutia Hafid, dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, lawan politik Anies pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Anies Baswedan mengundurkan diri saat ormas itu berubah menjadi partai politik. Begitu juga Sultan Hamengkubuwono X.

Kenangan itulah yang melekat pada kader-kader Nasdem pada sosok Anies Baswedan. Dan menjadi salah satu alasan mengapa mayoritas DPW Nasdem mengusulkan namanya.

Ketua DPW Partai Nasdem Sumatera Selatan, Herman Deru misalnya, menyebutkan DPW Sumsel mengusung Anies Baswedan karena mereka menilai Anies memiliki “darah biru” dalam sejarah Nasdem.

Pertarungan Sengit Pilgub DKI

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.