Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 06:40 WIB
Surabaya
--°C

Eril dan Kaesang

KEMPALAN: Dua anak muda sedang menjadi sorotan dengan alasan yang berbeda. Emeril Mumtadz Khan, putra gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, merebut simpati publik nasional selama setengah bulan terakhir karena saga yang meliputi kematiannya yang tragis tetapi indah. Kaesang Pangarep, putra presiden Joko Widodo, menjadi perhatian sekalangan warganet beberapa hari terakhir ini karena ganti pacar.

Tidak pernah ada dua kehidupan yang sama. Masing-masing manusia punya nasib sendiri-sendiri yang harus dijalani. Eril dan Kaesang sama-sama anak muda dengan berbagai romantika kehidupannya. Dan pada akhirnya mereka semua akan menulis sejarahnya masing-masing dan membiarkan publik membaca dan mengambil pelajaran darinya.

Kematian Eril meng-capture imajinasi nasional. Betapa rindu publik terhadap keteladanan. Puluhan ribu orang, ana-anak, laki-laki, dan perempuan, tua dan muda berbaris di sepanjang jalan dari rumah duka di Bandung menuju area pemakaman keluarga di Cimaung. Ada poster, ada bendera yang dikibarkan, ada banyak warga yang menangis haru ketika iring-iringan jenazah lewat.

BACA JUGA  Sengit Layaknya PON, Kecamatan Sidoarjo Juara Umum Akuatik PORKAB 2026

Belum pernah ada dalam sejarah republik ini pemakaman seorang anak pejabat mendapatkan perhatian sebesar ini. Pemberitaan media konvensional dan media sosial selama setengah bulan terakhir begitu intensif, dan puncaknya terjadi pada upacara pemakaman Selasa (14/6). Publik digerakkan oleh kesadaran hati dan simpati terhadap perjalanan hidup seorang Eril.

Kematiannya menjadi saga dan drama internasional. Sungai Aare di Bern, Swiss yang biru, jernih, dan indah, selalu menarik minat siapa saja untuk mencoba merenanginya. Begitulah karakter sungai-sungai di Eropa, selalu terlihat indah dan menggoda, tetapi selalu menyimpan bahaya.

Sungai-sungai Eropa lebar dan terlihat tenang di bagian atasnya, tetapi arus bawahnya berbahaya. Begitu juga karakter danau-danau di banyak negara Eropa, terlihat tenang dan datar seperti kaca hijau yang mulus, tapi di bawahnya menyimpan bahaya yang bisa setiap saat mengancam nyawa.

BACA JUGA  Siapa Doni Wijanarko

Musim semi yang menjadi perantara menuju musim panas di Eropa selalu menjadi musim yang paling menyenangkan. Swiss adalah negara pegunungan yang puncak-puncaknya membeku sepanjang tahun. Sungai-sungai di Swiss merupakan tampungan dari lelehan glacier es yang berada di puncak-puncak gunung itu.

Pada musim semi seperti sekarang permukaan air sungai terlihat jernih dan mulai hangat diterpa sinar matahari yang mulai mencerah, setelah beberapa bulan tenggelam terhalang oleh kabut musim dingin yang sering ekstrem. Aliran sungai itu menggoda orang untuk menyentuh dan kemudian mencebur dan berenang di dalamnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.