Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 15:32 WIB
Surabaya
--°C

Total Pendapatan Asuransi Jiwa Pada Kuartal I Turun Jadi Rp62,27 T

JAKARTA-KEMPALAN: Total pendapatan asuransi jiwa sepanjuang kuartal I 2022 yang dilaporkan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sebesar Rp62,27 triliun. Pendapatan tersebut turun sebanyak 0,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Budi Tampubolon, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), mengatakan bahwa penurunan pendapatan asuransi jiwa disebabkan karena turunnya komponen total pendapatan.

“Penurunan disebabkan oleh menurunnya pendapatan premi, klaim reasuransi dan pendapatan lainnya,” katanya.

Pada kuartal I 2022 pendapatan total dari premi asuransi jiwa adalah sebesar Rp48,99 triliun. Angka tersebut didominasi oleh pendapatan premi reguler yang menyumbang sebanyak 91,6 persen dari total pendapatan keseluruhan premi asuransi jiwa.

Pendapatan total premi asuransi jiwa tersebut juga mengalami penurunan sebesar 14,7 persen bila dibanding periode yang sama di tahun 2021.

Lalu, total pendapatan premi weighted pada kuartal I 2022 merosot 6,8 persen menjadi Rp27,86 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan asuransi jiwa menunjukkan sisi positif dengan dibuktikan adanya peningkatan jumlah tertanggung yang mencapai angka 75,45 juta orang atau tumbuh sebanyak 18,1 persen.

Budi mengatakan dengan angka tersebut juga membuktikan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya fungsi proteksi dalam asuransi jiwa semakin meningkat.

Total manfaat dan klaim yang dibayarkan oleh asuransi jiwa pada kuartal I 2022 sebesar Rp43,35 persen yang diberikan untuk 5,3 juta penerima.

Namun, kendala yang dihadapi adalah daya beli masyarakat Indonesia terhadap produk asuransi jiwa masih terbatas karena kondisi ekonomi yang belum pulih.

“Kami optimis sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi nasional, daya beli masyarakat juga dapat kembali pulih, sehingga Industri dapat memberikan manfaat perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat Indonesia,” ungkap Budi.

Sementara itu, perusahaan anggota AAJI pada kuartal I 2022 mengelola dana investasi dengan total Rp545,79 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 6,8 persen.

Perusahaan asuransi jiwa mendapatkan hasil investasi Rp10,81 triliun atau terbang hingga 347,9 persen. “Pertumbuhan kinerja hasil investasi asuransi jiwa sejalan dengan peningkatan IHSG dari 5.985,5 menjadi 7.071,4,” kata Budi.

Wiroyo Karsono, Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi AAJI, juga mengatakan minat masyarakat terhadap produk asuransi jiwa meningkat, tetapi daya beli masyarakat menurun. (CNN/Detik/Kompas, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.