Sebagai mahasiswa teknik mesin IT, hampir lulus, mestinya Eril tahu logika-logika itu. Memang sungai ini, mestinya, tidak punya arus yang kuat. Ia tahu itu. Air sungai Aare ditahan oleh dam. Tidak terlalu jauh dari lokasi Eril berenang ada dam terkenal: Marzili Freibad. Itu bendungan tua. Dibangun tahun 1930-an.
Banyak bendungan seperti itu di sepanjang sungai Aare. Yakni untuk mengendalikan banjir. Mengurangi erosi. Menghasilkan listrik.
Arus deras air sungai Aare harusnya dihentikan oleh dam seperti itu. Maka di bagian pusat kota Bern, air sungai Aare sangat dalam. Termasuk di bagian Tierpark, tempat Eril memasuki sungai Aare.
Banyak titik di sepanjang sungai Aare itu yang biasa dipakai turun ke sungai. Yang paling populer memang yang di Tierpark itu. Inilah bagian sungai yang paling dekat dengan pusatnya pusat kota. Yakni bagian kota yang paling bersejarah di Bern.
BACA JUGA: Low 100 Kilo
Tidak jauh dari tempat Eril masuk ke sungai ada jembatan kecil. Bukan jembatan utama. Banyak orang hanya berjalan kaki menyeberangi jembatan ini. Dari Bern sisi sini ke Bern sisi sono. Sambil menikmati indahnya sungai Aare di bawah jembatan.
Jembatan-jembatan besar yang menghubungkan dua sisi kota Bern dibangun lebih ke bagian utara kota. Ada sembilan jembatan besar yang melintas di atas Aare di dalam kota Bern.
Jembatan-jembatan itu sangat sibuk oleh lalu-lintas. Bising. Itulah kendaraan antar kota dan antar negara di Eropa.
Sedang di bagian sekitar Tierpark-nya Eril ini ketenangan Bern tidak terganggu oleh hiruk pikuk semua itu. Kanan kiri sungai penuh dengan taman. Bahkan ada kebun binatangnya –dengan 3.000-an koleksi. Di taman-taman di pinggir sungai Aare ini sering terlihat wisatawan menggelar lesehan. Duduk-duduk di situ. Melamun. Telentang di situ. Berjemur. Terutama di musim hangat seperti sekarang ini.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi