JAKARTA-KEMPALAN: Untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju di 2045, pertumbuhan ekonomi per tahunnya harus mencapai 5,7 persen.
Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Ekonomi Kementrian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen seharusnya tercapai mulai dari tahun 2022. Hingga 2045.
“Hasil exercise kami menunjukkan apabila sepanjang 2022 sampai 2045 kita bisa tumbuh berkisar 5,7 persen, maka kita bisa mencapai negara berpendapatan tinggi di 2043,” ujar Amalia.
Menurut Amalia jika ingin menjadi negara maju pada tahun 2045, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak cukup jika hanya 5 persen per tahunnya.
Amalia berpendapat jika ingin menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu meningkatkan pemanfaatan inovasi dan teknologi sebagai proses untuk mengembangkan industri pengolahan.
“Diperlukan ekosistem dengan regulasi yang kondusif, kesempatan berusaha untuk terus tumbuh dan berkembang, ketersediaan sumber daya yang mencukupi, dukungan investasi dan usaha yang sehat, serta tentunya ketersediaan sumber daya manusia industri atau talent,” ungkapnya.
Bappenas sebelum COVID-19 telah memperkirakan bahwa sejak 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,7 persen per tahun dan di 2036 dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Sayangnya, target Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi pada 2036 terhambat karena adanya wabah Pandemi COVID-19 yang menyebabkan ekonomi pada 2020 menjadi terkontraksi.
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, mengatakan bahwa pada 2045 Indonesia diperkirakan akan menjadi negara yang masuk dalam peringkat lima negara yang memiliki ekonomi terbesar di dunia.
Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi Indonesia agar menjadi negara maju. Ia berpendapat untuk mengatasi tantangan tersebut harus menguatkan fondasi ekonomi, dengan melalui reformasi fiskal, struktural, dan percepatan transformasi ekonomi.
Selain itu, Sri Mulyani mengatakan pembangunan infrastruktur, pembangunan sistem pendidikan yang kompetitif, dan penguatan sistem kesehatan nasional dapat menunjang pergerakan ekonomi.
“Sehingga nanti kita punya SDM yang baik, institusi publik, akuntabel dan efisien, infrastrukturnya bagus, sehingga Indonesia bisa tumbuh menjadi negara yang tadi disebut keren,” ungkap Sri Mulyani. (CNN/Kemenkeu, Arlita Azzahra Addin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi