KEMPALAN: TOKOH-tokoh pemimpin besar dunia tentu dikagumi banyak orang, dan banyak yang mengidolakannya. Banyak yang sengaja meniru atau mengadopsi gaya kepemimpinan para tokoh besar itu. Tidak terhitung berapa banyak orang yang mengidolakan Sukarno, sampai-sampai mereka meniru gaya berpakaiannya. Orang akan bangga disebut mirip Sukarno, meskipun hanya mirip secara fisik. Mungkin orang akan lebih bangga lagi kalau disebut mirip Sukarno karena kepemimpinannya atau kecerdasannya.
Pemimpin Malaysia Mahathir Mohamad dikenal dengan sebutan ‘’Little Sukarno’’ atau Sukarno Kecil. Disebut demikian karena Mahathir dikenal dengan kebijakannya yang nasionalistik dan ketegasannya dalam berdiplomasi dengan negara-negara Barat.
Sukarno sangat identik dengan sikapnya yang tegas terhadap Barat yang imperlialistis. Salah satu ungkapan paling terkenal Sukarno adalah ‘’Inggris kita linggis, Amerika kita setrika’’. Dalam hal kemampuan retorika Bung Karno memang jagonya. Di masa perjuangan kemerdekaan–ketika radio menjadi salah satu media komunikasi massa yang paling bisa diandalkan–Bung Karno memanfaatkan kemampuan orasinya melalui radio. Setiap pidatonya disiarkan oleh radio jutaan orang akan terhipnotis untuk mendengarkannya.
BACA JUGA: Borobudur
Salah satu ungkapan Bung Karno yang paling terkenal dalam hubungannya dengan negara-negara Barat adalah ‘’Go to hell with your aids’’, pergilah ke neraka membawa uang bantuanmu. Ungkapan ini sampai sekarang masih sering dikutip oleh para politisi ketika berbicara mengenai kemandiran nasional. Sampai sekarang masih banyak yang memakai ungkapan ‘’berdikari’’ setiap kali berbicara mengenai kemandirian bangsa. Masih banyak yang mengutip frasa ‘’ampera’’ amanat penderitaan rakyat ketika berbicara mengenai keberpihakan kepada rakyat.
Semasa menjadi perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad sering memakai narasi-narasi ala Bung Karno dalam berbagai orasinya. Malaysia adalah anggota negara Persemakmuran karena pernah dijajah oleh Inggris. Malaysia punya kedekatan sejarah dengan Inggris. Tetapi, hal itu tidak membuat Mahathir menghamba kepada Inggris, sebaliknya Mahathir sering bersikap tegas dan bahkan antagonistis terhadap Inggrus.
Itulah sebabnya Mahathir mendapat julukan sebagai Little Sukarno. Julukan ini disandangnya dengan bangga. Tetapi bagi bangsa Indonesia julukan yang melekat kepada Mahathir menjadi semacam ironi karena tidak ada pemimpin Indonesia yang mendapat julukan itu.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi