Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 23:08 WIB
Surabaya
--°C

Haji Aseng

Saya pernah tinggal di rumah kakak sulung di Karangasem, Samarinda. Rumahnyi masuk gang agak jauh dari Mahakam. Tapi mandi, toilet dan tempat cuci baju di sungai itu. Saya bisa merasakan guncangan gelombang saat ada kapal lewat.

Menyusuri sungai Senyiur selama 3,5 jam bayangan saya ke tokoh ini: Yos Sutomo. Ia Raja Kayu di masa penebangan hutan masih diizinkan. Ia punya tambang emas hijau di kampung kelahirannya itu. Ia lahir di desa Senyiur. Di zaman ia kecil perlu tujuh harmal berperahu untuk bisa sampai ke kampungnya dari Samarinda.

BACA JUGA: Jembatan Merah

Tujuan perjalanan saya tidak jauh dari kampung halaman Haji Yos Sutomo itu. Ada tambang besar batu bara di situ. Bukan milik Haji Yos Sutomo. Bukan juga milik Haji Aseng. Yos Sutomo kini jadi Raja Properti di Kaltim. Haji Aseng jadi kontraktor besar penambangan batu bara.

BACA JUGA  Adopsi Sukses IVCA Rally 2026, Bumi Jenggolo III Siap Guncang Sidoarjo dengan 10 Ribu Onthelis Mancanegara

Setelah memarkir speed boat kami harus menelusuri jalan besar sepanjang 65 Km. Yakni dari dermaga speed boat di sungai Senyiur ke arah tambang milik Bayan Resources. Jalan inilah yang dibangun Haji Aseng. Jalan begitu besar yang dibangun di tengah hutan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.