Proyeksi Jangka Panjang yang Bikin Quartararo Bertahan

waktu baca 2 menit
Pebalap Yamaha Monster Energy Fabio Quartararo. (Foto: Motorsport)

BARCELONA-KEMPALAN: Rumor yang menyebut juara dunia MotoGP musim lalu Fabio Quartararo akan hengkang ke Repsol Honda musim depan, ternyata hanya isapan jempol belaka. Sebab, Quartararo ternyata memilih tidak meninggalkan timnya, Monster Yamaha Energy.

Bukannya angkat koper dari Yamaha. Quartararo malah memutuskan tetap bertahan sampai 2024 mendatang. Quartararo mengakui, sebelum memantapkan hatinya membela Yamaha pada musim depan, dia sempat dihadapkan dengan banyak pilihan.

BACA JUGA: Quartararo: Menang Bukan Karena YZR-M1

’’Aku tak hanya berbicara dengan Yamaha,’’ sebut El Diablo (julukan Quartararo). Pebalap berkebangsaan Prancis tersebut tak mau menyebut dengan tim mana saja dia sudah berbicara. Termasuk apakah dengan Honda.

’’Pada dasarnya, tujuan pertamaku melakukan hal seperti itu karena aku ingin mendapat motor terbaik dan juga proyek terbaik pula,’’ ungkap Quartararo. Seperti diketahui, ketika di awal-awal balapan MotoGP musim ini Quartararo kerap menggerutu dengan kondisi motor YZR-M1 yang dia nilai lebih lambat kecepatannya dibandingkan musim lalu.

Begitu pula dibandingkan motor-motor pebalap lainnya yang jadi rival beratnya dalam MotoGP. Di sinilah dia mendapatkan momen yang jadi titik balik loyalitasnya kepada pabrikan motor asal Jepang tersebut.

BACA JUGA: Apesnya Quartararo, Juara Bertahan MotoGP Harus Melewati Q1 Dahulu

’’Mereka (Yamaha) sudah mampu meyakinkanku (supaya tetap bertahan) karena mereka berjanji kepadaku akan membawa orang-orang baru, insinyur-insinyur baru, dan mereka paham benar apa yang mereka hadapi dan bagian mana yang harus mereka perbaiki,’’ beber Quartararo.

Yamaha, sebut Quartararo, juga sudah tidak lagi menutup diri dari kritikan pebalapnya, termasuk ketika dihadapkan dengan pebalap-pebalap top seperti dirinya. Bahkan sudah bersedia mengakui bahwa akselerasi di balik YZR-M1 tunggangan Quartararo memang lebih lambat.

’’Sekarang mereka sudah mengetahui apa persoalannya dan aku akan memperbaiki titik lemah tersebut,’’ koar Quartararo. Dia pun percaya dengan proyek yang akan dijalankan Yamaha pada musim ini.

’’Saya tahu kalau mereka sedang berusaha untuk menambah kekuatan motorku dan aku pun saat ini merasa baik-baik saja ketika mengendarainya (YZR-M1). Semua itulah yang sudah membuat aku percaya diri pada akhirnya memutuskan tetap bertahan dengan Yamaha,’’ jelas Quartararo. (Crash, Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *