Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 21:56 WIB
Surabaya
--°C

Ulang Tahun yang ke-36 Tahun, Rekor Ini yang Jadi Kado untuk Nadal

PARIS-KEMPALAN: Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Begitu peribahasa yang cocok diberikan kepada petenis Spanyol, Rafael Nadal. Ketika usianya bertambah dan menapaki umur yang ke-36 tahun, Jumat petang (3/6), Nadal mencatatkan performa gemilang di dalam semifinal French Open 2022.

Bertanding di Roland Garros, Paris, Nadal menyingkirkan petenis Jerman Alexander Zverev 7-6 (10-8) 6-6. Dalam pertandingan yang berjalan sampai tiga jam itu, kemenangan Nadal ditentukan cedera yang dialami Zverev.

BACA JUGA: Nadal Menuju Final French Open Terakhir

Sehingga, Zverev tidak mampu melanjutkan pertandingan kembali dan Nadal mendapatkan kado bagus dalam hari ulang tahunnya kali ini. Kado tersebut berupa tiket lolos ke final French Open yang ke-14 sepanjang karirnya itu.

BACA JUGA  Lompati Batas Negara: Labschool UNESA Resmi "Kawinkan" Kurikilum dengan Taiwan Cetak 'Global Citizens'

Bukan hanya itu. Nadal pun juga mampu mencatatkan rekor yang tidak biasa dalam turnamen French Open kali ini. Namanya pun tercatat sebagai petenis single tertua kedua yang mampu melangkah ke partai final French Open sepanjang sejarah.

Nadal hanya kalah tua dibandingkan petenis berkebangsaan AS Bill Tilden yang melangkah ke final French Open pada edisi 1930 silam. Atau sudah terjadi hampir seabad yang lalu. Nadal pun berpotensi jadi juara French Open tertua sepanjang sejarah.

BACA JUGA: Dicari: Pemutus Tren Kemenangan Rafael Nadal

Sebab, ketika Tilden melangkah ke final edisi 1930 itu, dia hanya mampu mengakhiri perjalanan di turnamen tanah liat tersebut sebagai runner up. Sedangkan, Nadal berpeluang memenanginya musim ini.

BACA JUGA  Berebut Kursi Rumah Para Juara: Keketatan SNBT Unesa Tembus 12,2 Persen, Rumpun Kesehatan Mendominasi

Apalagi calon lawan yang akan dia hadapi dalam final nanti bukan seeded papan atas. Dia sudah ditunggu antara petenis unggulan kedelapan asal Norwegia Casper Ruud atau petenis unggulan ke-20 dari Kroasia Marin Cilic.

’’Sulit untuk berkata banyak dalam momen seperti ini. Bagiku berada dalam final Roland Garros lagi adalah sebuah mimpi tetapi pada saat yang sama aku mengakhirinya dengan kurang bagus,’’ tutur Nadal.

Cedera yang dialami Zverev jadi ganjalan di balik kemenangan Nadal ini. Zverev bahkan harus berjalan meninggalkan lapangan dengan menggunakan kruk. ’’Aku berada di ruangan yang kecil bersama Sascha (panggilan akrab Zverev) dan melihatnya menangis adalah momen yang sulit,’’ sambungnya. (BBC Sport, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.