PARIS-KEMPALAN: ’’Sampai jumpa dua hari ke depan,’’ begitu yang telah diucapkan petenis Rafael Nadal jelang pertarungannya melawan petenis Jerman Alexander Zverev dalam semifinal French Open, Jumat petang (3/6).
Bukan tentang hari itu adalah hari ulang tahunnya yang ke-36. Tetapi, arti dari hari itu sebagai langkah terakhirnya menuju final French Open pemungkas. Dikutip dari laman Tennis Majors, Nadal secara tak langsung menyebut French Open tahun ini sebagai kali terakhir dirinya beraksi di lapangan tanah liat Roland Garros, Paris.
BACA JUGA: Dicari: Pemutus Tren Kemenangan Rafael Nadal
Nadal, seperti diketahui, merupakan raja tanah liat Roland Garros. Dari 17 edisi sejak 2005 saat dirinya kali pertama jadi pemenang French Open, hanya empat kali gelar juara lepas dari tangannya.
Terakhir, terjadi tahun lalu ketika dia disingkirkan Novak Djokovic di semifinal 3-6 6-3 7-6 (7-4) 6-2. Tahun ini, Djoko (panggilan akrab Djokovic) sudah dia singkirkan dari perempat final (1/6).
Karenanya, final ke-14 dalam French Open kali ini akan menjadi target yang penting untuknya. ’’Sudah sangat jelas faktanya, aku tak tahu apa yang terjadi tahun depan,’’ kata Nadal yang lebih melihat kondisi kebugarannya belakangan ini sering cedera.
’’Anda semua pasti tahu apa yang terjadi dengan kakiku dan kalau tidak bisa menemukan solusinya, maka itu yang akan terjadi, akan sulit bisa kembali ke sini (final French Open). Untuk saat ini, aku berharap masih punya kesempatan untuk itu (lolos ke final),’’ sambung petenis yang berkebangsaan Spanyol itu.
BACA JUGA: Thanks Aussie, Nadal Kini Terhebat di Antara Big Three
Bahkan, begitu berambisinya dia mencapai final ke-14-nya dalam ajang French Open, dia sampai membawa dokter pribadinya Dr Angel Ruiz Cotorro ke Paris.
’’Di French Open aku bisa didampinginya. Sehingga aku bisa menjalani turnamen ini dengan kondisi yang terbaik. Setelah ini aku tak tahu bagaimana aku harus jujur. Tapi, di Paris aku akan baik-baik saja,’’ koarnya.
Makanya, dia tetap konfiden dengan kondisi kebugarannya walaupun harus kembali ke Roland Garros dua hari setelah pertarungan sengitnya dengan Djokovic.
’’Ini bakal jadi momen yang bermakna besar untukku,’’ sebutnya. Zverev ternyata sudah menyaksikan Nadal berlatih di Roland Garros.
’’Lucunya, ayahku dan pelatihku Sergi Bruguera menyaksikannya berlatih, dan tiba-tiba forehand-nya mampu meluncur hanya 20 mil per jam lebih cepat. Kakinya seperti bergerak lebih ringan,’’ puji Zverev seperti dikutip di laman resmi Roland Garros.
Dia menilai Nadal bak memiliki chemistry dengan lapangan Roland Garros. ’’Ada sesuatu dari lapangan ini yang membuatnya 30 persen lebih baik mainnya,’’ sambungnya. (Tennis Major, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi