Menu

Mode Gelap

kempalanews · 11 Jan 2022 13:50 WIB ·

Pejabat Pemkot Bekerja Tidak Sesuai Output dan Outcomenya Harus Siap Mundur


					Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (11/1). Perbesar

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (11/1).

SURABAYA-KEMPALAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar apel pagi di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (11/1). Apel pagi itu diikuti oleh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkot Surabaya. Saat itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan pengarahan dan meminta mereka untuk selalu bekerja sesuai output dan outcome-nya.

Bahkan, Eri menegaskan bahwa di masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Surabaya, ia tidak ingin ada perbedaan antara pejabat struktural dan fungsional itu. Sebab, keduanya memiliki tugas dan kewajiban yang sama, yaitu melayani warga Kota Surabaya.

“Kalau ada yang bilang fungsional bukan struktural itu perannya tidak penting, salah besar. Jadi, ke depan jangan pernah ada perbedaan antara struktural dan fungsional,” tegas Eri.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya, masing–masing mempunyai kontrak kinerja yang berlaku selama setahun. Di dalam kontrak kinerja tersebut, terdapat perjanjian output dan outcome yang harus ditepati. Jika output dan outcome yang telah ditandatangani di dalam kontrak kinerja tersebut tidak ditepati. Maka, pegawai struktural maupun fungsional tersebut secara otomatis dipersilakan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“Ketika ada pejabat yang tidak bisa memenuhi kotrak kinerjanya, harus siap mengundurkan diri dan siap diberhentikan tanpa menuntut suatu apapun. Jika tidak bisa memenuhi atau tidak sesuai dengan output dan outcome yang ada di lampiran berita acara. Silakan turun,” tegasnya.

Eri juga mengingatkan secara khusus jajaran fungsional yang bertugas di Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Ia mengingatkan supaya tidak ada perbedaan antara sekolah SD – SMP negeri dan swasta.

“Jangan sampai nantinya mental anak kita yang terpengaruh karena adanya perbedaan negeri dan swasta. Pikiran-pikiran (persaingan dan perbedaan) itu harus dihilangkan,” ujar Cak Eri.

Selain itu, Eri juga mengingatkan fungsional yang bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Ia berharap, struktural maupun fungsional yang bertugas di lingkungan Dinkes Surabaya harus tahu kondisi kesehatan masyarakat, terutama perkara stunting di Kota Pahlawan. Menurutnya, tugas fungsional lah yang paling tepat untuk mengatasi masalah stunting di lapangan.

“Bedanya kan yang struktural mengurus anggarannya saja. Nah, kalau sudah menjadi fungsional, kalau bisa ayo turun, panjenengan semua itu dibutuhkan oleh masyarakat, terutama kesehatan dan pendidikan, masih ada gizi buruk, ibu hamil, anak nggak bisa sekolah dan sebagainya,” papar Eri.

Dia juga terus meminta agar camat dan kurah turut serta turun ke lapangan membantu dan berkolaborasi bersama pejabat fungsional. Bukan hanya itu, ia juga mengingatkan kembali kepada sekda, asisten, kepala OPD dan staf ahli untuk bangkit berkolaborasi melayani masyarakat Kota Surabaya.

“Saya titip Kota Surabaya kepada panjenengan semua, karena Surabaya ini butuh pemimpin-pemimpin petarung. Jangan hanya ada di belakang meja dan tidak berani mengambil sebuah keputusan. Ini memang tugas berat, tapi Insya Allah menjadi amal jariyah buat panjenengan,” katanya. (Dwi Arifin)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Reaksi Kapolda Jabar ke GMBI, Begini Respon Sahabat Polisi Indonesia

28 Januari 2022 - 22:33 WIB

Ketum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh

UMSIDA Siapkan 1392 Mahasiswa Sukseskan Konsep Desa Wisata Melalui KKN Pencerahan 2022

28 Januari 2022 - 22:14 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal, Kerahkan 34 Unit Dump Truk dan 2000 Karung

28 Januari 2022 - 20:19 WIB

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi Beri Pesan Khusus di Agenda Musancab

28 Januari 2022 - 20:04 WIB

Waspada Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Wali Kota

28 Januari 2022 - 19:48 WIB

RSUD Sidoarjo Tambah Layanan Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu

28 Januari 2022 - 19:43 WIB

Trending di kempalanews