Menu

Mode Gelap

kempalansport · 25 Apr 2022 10:58 WIB ·

Quartararo: Menang Bukan Karena YZR-M1


					Ekspresi pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quatararo setelah memenangi GP Portugal. (Foto: Instagram) Perbesar

Ekspresi pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quatararo setelah memenangi GP Portugal. (Foto: Instagram)

PORTIMAO-KEMPALAN: Pebalap juara bertahan MotoGP Fabio Quartararo selalu sewot di awal-awal musim ini. Mulutnya tak henti-hentinya mengeluhkan tentang motor YZR-M1 yang di musim ini jadi senjatanya mempertahankan gelar juara dunia MotoGP.

Bahkan ketika Quartararo berhasil naik ke podium tertinggi musim ini pun mulutnya tetap tidak berhenti mengkritik, seperti yang terjadi saat Grande Premio de Portugal di Algarve International Circuit, Portimao, Minggu (25/4).

BACA JUGA: Apesnya Quartararo, Juara Bertahan MotoGP Harus Melewati Q1 Dahulu

El Diablo (julukan Quartararo) untuk kali pertama musim ini berhasil naik ke podium pertama. Pebalap yang berkebangsaan Prancis tersebut membukukan catatan waktu tercepat di angka 41 menit 39,611 detik.

Pebalap dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu sukses mengungguli pebalap dari Pramac Racing Johann Zarco dengan selisih waktu 5,409 detik. Quartararo pun bisa membawa kembali pabrikan motor asal Jepang tersebut ke persaingan MotoGP setelah dikuasai pabrikan Eropa.

BACA JUGA: Yamaha Mulai Jajal Winglet Baru, Quartararo Sebut Salah Tempat Tes

Seperti diketahui, dalam empat seri sebelumnya didominasi pabrikan Eropa, seperti contohnya Ducati yang dua kali jadi juara lewat Enea Bastianini. Aprilia sekali, dengan pebalapnya Aleix Espargaro. Lalu, ada pabrikan motor Austria, KTM yang mengusung Miguel Oliveira.

’’Aku tidak pernah berkata kalau motorku tak bekerja. Motornya memang bekerja dengan cara yang tertentu. Pada saat tidak bekerja, aku tak bisa bersaing memperebutkan posisi,’’ ungkapnya. Dia menilai, kecepatan YZR-M1 belum seperti yang dia mau.

BACA JUGA: Hati-Hati Yamaha, Honda, dan Ducati, Musim Ini Bisa jadi Milik Suzuki

Quartararo menganggap, bukan faktor YZR-M1 yang jadi kuncinya memenangi balapan pertama musim ini. Melainkan karena faktor dari dirinya sendiri yang sudah memahami karakter Algarve. ’’Motornya tidak mempunyai kecepatan puncak yang memadai. Akan tetapi, di lintasan ini, aku merasa kecepatan puncaknya tidak buruk-buruk amat,’’ tutur pebalap berusia 23 tahun itu.

’’Lebih karena aku sangat cepat ketika tikungan terakhir, sangat kuat,’’ sambung Quartararo. Dia sepanjang karir balapannya pernah sekali memenangi balapan di Algarve musim lalu. Tepatnya saat seri ketiga MotoGP 2021. Saat seri ke-17, dia retired di sirkuit tersebut.

’’Aku pikir kunci utama dari kemenangan ini adalah sektor terakhir. Bagiku, ini lebih karena di saat ini aku merasa lebih baik dengan lintasan ini. Tetapi (soal motor YZR-M1) tidak ada yang benar-benar berubah,’’ klaim Quartararo. (Motorsport, Yunita Mega Pratiwi)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Thailand atau Malaysia? Ketua Umum PSSI: Siapapun Lawannya Harus Dikalahkan

16 Mei 2022 - 10:24 WIB

Desain 2010 dan 2018 JIS itu Beda, Keduanya Rancangan Kami

16 Mei 2022 - 08:16 WIB

Juara Thomas Cup, India Catatkan Rekor Baru

15 Mei 2022 - 22:07 WIB

Inilah Tim-tim yang Lolos ke Final Porprov VII Jatim 2022 di Bondowoso, Jember, Lumajang dan Situbondo

15 Mei 2022 - 15:27 WIB

Mahasiswa Hukum UBAYA Seraf Naro Siregar Raih Emas SEA Games 2021, Rektor UBAYA Ucapkan Selamat

15 Mei 2022 - 13:06 WIB

Ratusan Pembalap Sepeda Ramaikan Suroboyo Race 2022

15 Mei 2022 - 12:52 WIB

Trending di kempalansport