Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 08:45 WIB
Surabaya
--°C

Mudik

Indonesia adalah negara religius dan Amerika adalah negara sekular-liberal. Meski demikian, dalam hal peran agama di kehidupan publik kedua negara mempunyai banyak kesamaan. Banyak yang mengira orang Amerika itu sekular dan tak mengenal Tuhan. Padahal kondisi sesungguhnya berbalik 180 derajat. Statistik menunjukkan bahwa orang Amerika termasuk yang paling religius di dunia. Jauh lebih religius dibanding masyarakat Eropa Barat dan Jepang.

Bangsa Indonesia sangat religius. Sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Mahaesa menunjukkan hal itu. Islam menjadi agama mayoritas. Dengan lebih dari 87 persen Muslim dari total 270 juta penduduk, maka jumlah Muslim di Indonesia adalah 240 juta. Jumlah ini menjadi dominan dalam hal pemberian donasi religius seperti zakat, infak, dan sadaqah.

BACA JUGA  Tren Novel Online: Menantu versus Mertua

Satu di antara tiga orang Amerika mengaku religius, dan separoh dari mereka yakin Alkitab adalah firman Tuhan, dan Isa adalah Tuhan. Tapi, orang Amerika sekaligus termasuk yang paling materialistis, paling kemaruk harta, di dunia ini. Semangat untuk melakukan akumulasi uang dan modal sebanyak-banyaknya adalah ciri khas kapitalisme-liberalisme Amerika yang sering disebut sebagai ‘’The American Dream’’ atau mimpi Amerika.

BACA JUGA: Ganteng Ganteng Srigala

Orang Amerika mengejar kekayaan sebanyak-banyaknya, tapi bersamaan dengan itu mereka memamerkan religiusitasnya dengan terang-terangan. Hal itu terlihat dari lembar dolar Amerika. Di situ tertulis “In God We Trust”. Anda boleh beriman kepada Tuhan, tapi, pada saat yang sama Anda boleh menjadi tajir melintir.

BACA JUGA  Tren Novel Online: Menantu versus Mertua

Mayoritas orang Kristen Amerika mengaku sebagai terlahir kembali, atau sejenis fenomena hijrah di Indonesia. Mayoritas mereka percaya bahwa Isa akan bangkit dan turun kembali ke bumi. Perdefinisi ini disebut sebagai fundamentalisme.

Kelompok fundamentalis ini umumnya pendukung partai Republik. Mereka konservatif dalam beragama, anti-gay dan lesbian, dan menolak pengguguran kandungan atau sering disebut sebagai pro-life.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.