GRESIK–KEMPALAN : Dunia terapi olahraga nasional tidak bisa dilepaskan dari dedikasi nyata seorang akademisi sekaligus praktisi kawakan. Memasuki usia ke-30 tahun, Klinik JM Sport Massage Therapy yang berlokasi di kawasan strategis Kota Baru Driyorejo (KBD), Gresik, terus mengokohkan posisinya sebagai episentrum rujukan pemulihan cedera olahraga (sports injury recovery) dan relaksasi tepercaya di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1995 oleh Dr. Yoesoef Rupajadi, M.Pd., klinik ini telah melayani ribuan atlet elite, tokoh nasional, hingga masyarakat umum dengan pendekatan ilmiah berbasis keahlian klinis khusus.
Menembus Batas Akademi dan Lapangan: Tiga Dekade Mengabdi
Perjalanan JM Sport Massage Therapy bukan sekadar urusan bisnis kebugaran, melainkan manifestasi dari kepakaran akademik yang diuji di medan laga. Dr. Yoesoef Rupajadi—yang saat ini mengemban amanah sebagai Koorprodi S3 Terapi Masase Olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa)—merupakan salah satu tokoh kunci (dedengkot) industri terapi masase olahraga di Indonesia.
Melalui tangan terampil para terapisnya yang tersertifikasi dan memiliki keahlian khusus di bidang kesehatan olahraga, klinik ini mengintegrasikan ilmu anatomi tubuh manusia dengan teknik penanganan pasca-cedera yang presisi. Pendekatan berbasis bukti ilmiah (evidence-based) inilah yang membedakan JM Sport Massage Therapy dengan panti pijat tradisional pada umumnya.
Menorehkan Jejak di Multi-Event Internasional dan Nasional
Rekam jejak Dr. Yoesoef dan kliniknya terekam jelas dalam linimasa olahraga Indonesia. Kontribusinya membentang mulai dari menangani klub basket legendaris Satria Muda Jakarta, mengawal Timnas Softball Indonesia di SEA Games XIX 1997, hingga dipercaya menjadi Koordinator Tim Terapi dan Masase Olahraga KONI Jawa Timur berturut-turut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak tahun 2000 hingga PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu. Bahkan, reputasi tersebut diakui secara nasional saat ia berhasil memecahkan Rekor MURI pada tahun 2013 dengan mengoordinasi masase olahraga massal melibatkan 1.656 peserta di Unesa.
Amalan Ilmiah dan Visi Kemaslahatan Umat
Saat ditemui secara eksklusif di kliniknya, Dr. Yoesoef Rupajadi membagikan filosofi mendalam di balik eksistensi 30 tahun JM Sport Massage Therapy. Pria yang juga dipercaya sebagai Staf Ahli Kemenpora (2010-2017) ini menegaskan bahwa kepuasan terbesar dalam hidupnya bukan diukur dari materi, melainkan dari rantai ilmu yang terus bersambung.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat dan khalayak olahraga selama tiga dekade ini adalah amanah besar. Namun, hal yang paling membuat saya bangga dan bersyukur adalah melihat para alumni didikan JM Sport Massage Therapy kini telah sukses mendirikan usaha serupa di berbagai daerah,” ujar Dr. Yoesoef dengan nada haru.
Ia menambahkan sebuah refleksi spiritual yang kuat mengenai ilmu keolahragaan yang ia tekuni. “Ilmu itu hakikatnya harus digunakan untuk kemaslahatan umat. Ilmu wajib diamalkan agar di akhirat nanti, kita bisa memberikan jawaban ilmiah dengan baik dan mempertanggungjawabkannya secara penuh di hadapan Allah SWT. Menyelamatkan karier seorang atlet dari cedera akut adalah bagian dari ibadah tersebut,” tegasnya.
Pengalaman Pasien: Pelayanan Profesional Berbasis Edukasi

Sentuhan tulus dan profesionalisme klinik ini diamini langsung oleh para pasiennya. AM Taufiq, salah seorang pelanggan setia yang rutin melakukan terapi relaksasi dan penanganan cedera di tempat ini, membagikan pengalamannya.
“Saya menikmati dan merasakan sendiri bagaimana JM Sport Massage Therapy melayani pasien benar-benar dengan hati. Mulai dari melangkah masuk pintu hingga penanganan selesai dilakukan secara sangat profesional,” ungkap Taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq terkesan dengan aspek edukasi yang diberikan selama sesi terapi. “Menariknya, saat pelayanan berlangsung, para terapis tidak pelit ilmu. Mereka aktif memberikan pengetahuan tentang seluk-beluk anatomi dan terapi masase yang sedang diterapkan pada tubuh saya. Jadi, saya tidak hanya pulang dengan tubuh yang bugar, tetapi juga membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang sangat luar biasa dari tempat Dr. Yoesoef ini,” tambahnya.
Bagi para atlet maupun masyarakat umum yang membutuhkan penanganan cedera olahraga yang presisi, pemulihan kebugaran performa (recovery), atau sekadar relaksasi fungsional dari kelelahan aktivitas harian, JM Sport Massage Therapy membuka pintu layanannya secara profesional di kawasan hunian yang asri di Kabupaten Gresik.
Profil Dedikasi & Linimasa Pengabdian Dr. Yoesoef Rupajadi, M.Pd.
Sebagai wujud transparansi publik dan pemenuhan akurasi data jurnalistik, berikut adalah rekam jejak kepakaran, pengabdian masyarakat, dan pengalaman organisasi pendiri JM Sport Massage Therapy:
| Rentang Waktu / Tahun | Kategori / Agenda Pengabdian Masyarakat & Prestasi |
|---|---|
| 1993 – 2026 | Dosen Pengampu Mata Kuliah Terapi dan Masase Olahraga di Prodi IKOR dan Terapi Masase Olahraga Unesa. |
| 1996 – Sekarang | Membuka praktik Klinik Sports Massage Therapy mandiri secara konsisten. |
| 1996 – 2000 | Masseur resmi Tim Bola Basket Profesional Satria Muda Jakarta. |
| 1996 | Tim Medis/Masseur Kejuaraan Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) di Surabaya. |
| 1997 | Masseur Resmi Tim Nasional Soft Ball Indonesia pada ajang Sea Games XIX di Jakarta. |
| 2000 | Koordinator Tim Masase Kontingen Jawa Timur pada PON XV di Jawa Timur. |
| 2001 | Masseur Tim Bola Basket Indonesia pada ajang SEABA di Johor Bahru, Malaysia. |
| 2001 | Masseur Kontingen Jawa Timur pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Bali. |
| 2004 | Masseur Kontingen Jawa Timur pada ajang PON XVI di Palembang. |
| 2008 | Masseur Kontingen Jawa Timur pada ajang PON XVII di Kalimantan Timur. |
| 2010 | Dosen Pembimbing Mahasiswa bidang Masase pada ajang PIMNAS di Makassar. |
| 2010 – 2017 | Staf Ahli dan Narasumber Utama Sports Massage di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk pembinaan masseur/masseuse seluruh Indonesia. |
| 2013 | Kreator & Inisiator Pemecahan Rekor MURI bidang Masase Olahraga dengan peserta terbanyak (1.656 peserta) di Kampus Ketintang Unesa. |
| 2016 | Koordinator Tim Terapi Dan Masase Olahraga KONI Jatim pada ajang PON XIX di Jawa Barat. |
| 2021 | Koordinator Tim Terapi Dan Masase Olahraga KONI Jatim pada ajang PON XX di Papua. |
| 2024 | Koordinator Tim Terapi Dan Masase Olahraga KONI Jatim pada ajang PON XXI di Aceh-Sumut. |
| 2000 – 2018 | Narasumber ahli di ratusan seminar, workshop, lokakarya, dan pelatihan nasional di bidang masase olahraga dan terapi cedera. |
| 1999 – 2026 | Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Masase Universitas Negeri Surabaya (Unesa). |
| 2016 – 2024 | Ketua Umum Pengurus Pusat IMATORA (Ikatan Masase Terapi Olahraga) Indonesia. |
| 2000 – Sekarang | Koordinator Bidang Sport Massage Therapy Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. |
| 2020 – Sekarang | Koordinator Sport Massage Therapy KONI Kabupaten Sidoarjo. |
| 2024 | Mengemban amanah strategis sebagai Koorprodi S1 Masase FIKK UNESA. |
Informasi Layanan Resmi Klinik
Bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan klinis, silakan merujuk pada detail operasional resmi berikut:
- Lokasi Praktik: Jalan Raya Aquamarin H22-23, Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Gresik, Jawa Timur.
- Jam Operasional: Senin s.d. Jumat, Pukul 15.00 – 20.00 WIB.
- Kualifikasi Terapis: Seluruh tindakan ditangani oleh terapis ahli lulusan akademis keolahragaan yang terlatih langsung di bawah supervisi Dr. Yoesoef Rupajadi, M.Pd.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan ).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi