Macron menegaskan akan mengawal kebebasan individual itu dan tak bakal menyerah terhadap tekanan dari mana pun karena dari Prancislah muncul cikal bakal kebebasan. Revolusi Prancis pada 1789 dengan semboyan Libertè, Egalitè, Fraternitè; kebebasan, kesetaraan, persaudaraan memberikan kebebasan individual dari cengkeraman feodalisme absolut.
Dari Revolusi Prancis lahirlah konsep liberalisme individualisme yang sekuler. Manusia mempunyai kebebasan dan kekuasaan mutlak atas nasibnya sendiri, bebas dari tekanan kekuasaan negara dan gereja.
Semangat liberalisme individualisme sekuler ini menular luas ke seluruh Eropa dan Amerika. Semangat ini pula yang mengilhami PBB (Persatuan Bangsa Bangsa) menyusun Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia (HAM) pada 1948.
BACA JUGA: Macron
Deklarasi HAM disebut sebagai deklarasi universal yang harus berlaku di seluruh penjuru dunia. Deklarasi itu dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan karenanya kalangan Islam menolaknya. Tetapi, sekarang PBB mengeluarkan resolusi anti-islamophobia yang membela hak-hak Islam dari kesalahpahaman Barat.
Luka lama akibat penjajahan kolonialisme-imperialisme Barat terhadap Timur selama ratusan tahun akan menjadi luka yang tak bakal mudah disembuhkan. Barat tidak pernah merasa perlu meminta maaf atas perlakuan itu. Bahkan Barat merasa bahwa penjajahan merupakan kewajiban Barat untuk membuat Timur maju dan beradab. Rudyard Kipling menyebutnya penjajahan itu sebagai “White Man’s Burden”, kewajiban manusia kulit putih terhadap bangsa kulit berwarna.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi