Menu

Mode Gelap

kempalanews · 26 Apr 2022 07:47 WIB ·

Polisi Amankan Pria Bangkalan, dan Sita 27,5 Kilogram Bahan Peledak Pembuat Mercon


					Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol.Kusumo Wahyu Bintoro menanyai tersangka di Mapolresta, Senin (25/4) sore.   Foto: Reha, Kempalan. com Perbesar

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol.Kusumo Wahyu Bintoro menanyai tersangka di Mapolresta, Senin (25/4) sore. Foto: Reha, Kempalan. com

SIDOARJO- KEMPALAN: Polisi berhasil mengamankan pria asal Bangkalan, berinisial RM (25 tahun), penjual serbuk bahan peledak untuk membuat mercon.

Tersangka diringkus polisi yang menyamar sebagai pembeli di Sidokare, Sidoarjo. Selain menangkap pelakunya, polisi juga menyita sebanyak 27,5 kilogram serbuk mercon yang siap dipasarkan.

Pengungkapan perdagangan bahan peledak mercon tersebut, bermula dari laporan masyarakat. Polisi pun lantas menindaklanjuti laporan tersebut dengan menyamar sebagai pembeli dengan cara cash on delivery (COD).

Setelah RM datang ke lokasi membawa pesanan bahan peledak mercon, polisi langsung meringkusnya.

“Saat penangkapan, polisi menggeledah sepeda motornya dan menyita satu kilogram bahan peledak mercon,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawan, Senin (25/4) sore.

Barang bukti yang disita polisi.

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke tempat kos tersangka, tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Hasil penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa 53 bungkus plastik masing-masing 0,5 kilogram dengan jumlah 27,5 kilogram, 5 kilogram potasium, 15 kilogram belerang;  2,5 kilogram aluminium powder dalam 3 bungkus kresek, 37 lembar sumbu mercon, kertas bahan pembuatan mercon, 1 buah timbangan, 1 alat penyaring, 1 buah sendok plastik, 1 botol, uang hasil penjualan Rp 3.000.000,- dan kartu ATM.

Dari hasil pemeriksaan polisi, dalam bertransaksi tersangka memasarkannya melalui aplikasi toko online. “Ada yang pengirimannya menggunakan jasa kurir, kadang juga dilakukan secara COD,” lanjut Kusumo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pasal yang dikenakan pada tersangka RM adalah Pasal 1 ayat (1) Undang Undang Darurat no 12 tahun 1951. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara setinggi tingginya 20 tahun. (Muhammad Tanreha)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM dari Kemendagri

18 Mei 2022 - 22:40 WIB

Halal Bihalal Warga Kampung, Ketua DPRD Surabaya Angkat Keguyuban dan Gotong Royong

18 Mei 2022 - 22:04 WIB

Anies Jalin Kesepakatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan dengan Berlin

18 Mei 2022 - 19:06 WIB

PPDB SMPN Surabaya Dimulai, Simak Tahapan dan Cara Pendaftarannya!

18 Mei 2022 - 18:53 WIB

Macron Desak Israel untuk Investigasi terkait Pembunuhan Shireen Abu Akleh

18 Mei 2022 - 12:28 WIB

Shireen Abu Akleh-Tempo

Peci Terdakwa Disoal Jaksa Agung, sebagai Trik Kuno

18 Mei 2022 - 12:05 WIB

Trending di kempalanalisis