Menu

Mode Gelap

Kempalpagi · 21 Apr 2022 08:00 WIB ·

Red-Notes Guntur


					Foto: chappyhakim.com Perbesar

Foto: chappyhakim.com

KEMPALAN: HABIS Lebaran nanti Guntur Sukarnoputra menerbitkan buku baru lagi. Tentang operasi intelijen yang pernah ia ketahui di Indonesia. Terutama selama Guntur mendampingi ayahnya, Bung Karno, presiden pertama Indonesia.

Rupanya Guntur terus menulis buku. Empat bulan lalu Guntur baru saja menerbitkan buku kedua. Judulnya Catatan Merah.

Dari judul itu Guntur ingin menegaskan betapa pentingnya informasi yang ada di dalam buku. “Ini semacam Red Notes, kalau di negara Barat,” ujar Ahmad Basarah, editor buku itu.

Basarah adalah wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Ia juga salah satu ketua DPP PDI-Perjuangan.
Lahir di Jakarta 53 tahun lalu, Basarah beberapa periode jadi anggota DPR. Juga pernah menjadi ketua fraksi PDI-Perjuangan. Ia adalah pendorong berdirinya organisasi sayap Islam di partai itu: Baitul Muslimin Indonesia.

“Dua tahun terakhir ini Mas Guntur banyak sekali merenung, membaca, dan mengartikulasikan pikirannya lewat tulisan,” ujar Basarah.

Tulisan-tulisan putra pertama Bung Karno itu memang menarik. Enak dibaca. Mengalir lancar. Banyak pula unsur human interest-nya.

BACA JUGA: 99,2 Persen

Misalnya tulisan yang akan menjadi salah satu bagian di bukunya nanti. Yang menceritakan seorang wanita muda yang sangat cantik. Wanita itu sering ke Istana. Bung Karno sudah menganggap seperti anak angkatnya sendiri. Ternyata dia intelijen Amerika, CIA, yang dipasang di Indonesia.

Saya membacanya kemarin dulu. Di medsos. Banyak bagian yang saya kutip di sini.

“Tulisan itu memang sengaja dipublikasikan dulu. Lalu akan disatukan dengan tulisan lain sejenis ke dalam sebuah buku,” ujar Basarah.

“Papa memang produktif sekali selama pandemi Covid-19,” ujar Puti Guntur Soekarno, putrinya. Itu dikatakan saat peluncuran buku Catatan Merah akhir tahun lalu.

BACA JUGA: Senyum Tenang

Krisdayanti, penyanyi yang juga anggota DPR dari PDI-Perjuangan ikut hadir saat itu. Menyanyi. Pakai baju kebaya. Cantik sekali. Baru kali itu saya melihat foto Krisdayanti pakai kebaya. Netizen memuji-muji keluwesannya dalam pakaian kebaya.

Banyak tokoh yang hadir kala itu. Termasuk mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Hendropriyono. Di situ Hendropriyono mengungkapkan keterangan, yang bagi saya baru: Bung Karno pernah punya cita-cita yang sangat revolusioner. Yakni melakukan percobaan bom atom di Indonesia. Tanggal percobaannya pun sudah ditetapkan: 5 Oktober 1965.

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cacar Monyet

21 Mei 2022 - 17:24 WIB

Reputasi Segalanya

21 Mei 2022 - 08:00 WIB

Laut Bercerita

20 Mei 2022 - 16:15 WIB

Monas Lokal

20 Mei 2022 - 08:00 WIB

Tesla dan Esemka

19 Mei 2022 - 17:15 WIB

PKB Daun Salam

19 Mei 2022 - 08:00 WIB

Trending di Kempalpagi