SIDOARJO-KEMPALAN: Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman berjanji akan mengawal 3 tuntutan dari Gerakan Pemuda Sidoarjo hingga ke pemerintah pusat.
Ketiga tuntutan tersebut ialah pertama, Menolak kenaikan harga minyak goreng serta terjaminnya ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kedua, Menolak kenaikan harga Pertamax serta terjaminnya ketersediaan BBM Pertalite dan Solar, ketiga Menolak kenaikan PPN 11 persen.
“Apa yang menjadi tuntutan para pemuda ini merupakan kewenangan pemerintah pusat. Maka kami (DPRD) akan menampug aspirasi tersebut untuk kami teruskan kepada kementerian terkait,” Kata H. Usman saat menemui massa aksi dengan didampingi Perwakilan Komisi A, B dan D di depan Kantor DPRD Sidoarjo, Senin (11/4/2022).
Lebih lanjut, Politisi senior PKB itu menegaskan pihaknya tidak bisa mengambil kebijakan apapun. Karena semua tuntutan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Kami sifatnya hanya meneruskan ke pusat. Kalau yang berkaitan dengan BBM tentunya ke kementerian ESDM dan Pertamina. Yang menyangkut Minyak Goreng ke kementerian Perdagan. Jadi sekali lagi ini kami hanya bisa meneruskan,” ungkapnya.

Sementara, Ifan Alexander Ketua Gerakan Pemuda Sidoarjo (GPS) menyampaikan tiga tuntutan tersebut merupakan murni atas kepentingan masyarakat.
Ia berharap melalui DPRD Sidoarjo sebagai wakil dari rakyat dapat menyampaikan suara masyarakat dan mencabut 3 kebijakan yang sudah menyengsarakan rakyat.
“Tuntutan kami ini murni dari suara rakyat yang telah menderita atas kebijakan pemerintah yang semena-mena terhadap rakyatnya,” Ujarnya.
Sebelum membubarkan diri, massa aksi terlebih meminta surat pernyataan komitmen untuk mengawal tuntutan Gerakan Pemuda Sidoarjo.
Surat Pernyataan tersebut ditanda tangani oleh H. Usman Ketua DPRD Sidoarjo, Perwakilan Komisi A H. Pujiono, Komisi B Wahyudin Zuhri dan Komisi B Zahlul Yussar. (Ambari Taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi