Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 11:53 WIB
Surabaya
--°C

Dugaan Eksploitasi Anak di Gion Resto & Spa, Manajemen Sebut Kesalahan Agen Penyalur

Legal dan Humas Gion Resto & Spa Felix Prasetyo. (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: Manajemen Gion Resto & Spa membantah terlibat dalam praktik eksploitasi anak sebagaimana mencuat dalam kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi D DPRD Surabaya, Senin (8/6), pihak manajemen menegaskan bahwa mereka justru menjadi korban agen penyalur tenaga kerja yang diduga memasukkan pekerja di bawah umur dengan identitas yang tidak sesuai.

Legal dan Humas Gion Resto & Spa Felix Prasetyo menjelaskan, pekerja yang menjadi sorotan direkrut melalui agen tenaga kerja yang menyerahkan dokumen administrasi dengan usia yang dinyatakan memenuhi syarat ketenagakerjaan.

“Permasalahan ini berasal dari agen yang memasukkan tenaga kerja. Dari dokumen yang kami terima, identitas yang diserahkan menunjukkan usia yang sesuai. Saat ini kasusnya masih berproses di Lampung,” ujar Felix dalam forum RDP.

BACA JUGA  Normalisasi Bangunan Rampung, Kini Pemkot Surabaya Tata Basement Eks Hi-Tech Mal

Ia menegaskan, manajemen tidak pernah memiliki kebijakan maupun niat untuk mempekerjakan anak di bawah umur. Karena itu, perusahaan merasa dirugikan baik secara finansial maupun dari sisi reputasi akibat berbagai tudingan yang berkembang di masyarakat.

“Kami merasa dirugikan secara finansial maupun nama baik. Sampai saat ini tidak ada penyegelan ataupun penutupan tempat usaha seperti yang beredar di masyarakat. Kami berharap publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai,” katanya.

Felix juga mengungkapkan bahwa agen yang diduga terlibat telah dilaporkan kepada pihak berwenang. Saat ini, proses hukum terhadap agen tersebut masih berjalan.

Terkait perizinan usaha, manajemen mengakui masih terdapat sejumlah penyesuaian administrasi yang sedang dilengkapi. Namun, pihaknya memastikan izin operasional Gion Resto & Spa tetap aktif dan berlaku.

BACA JUGA  Mufti Mubarok: Dari Aktivis, Penulis, Pengusaha, hingga Penjaga Hak Konsumen Indonesia

“Perizinan kami masih aktif. Memang ada beberapa penyesuaian administrasi dan klasifikasi usaha yang sedang kami lengkapi sesuai regulasi terbaru. Perubahan-perubahan seperti ini terjadi karena adanya pembaruan aturan dari pemerintah,” jelasnya.

Sebagai langkah evaluasi, Gion berkomitmen memperketat proses rekrutmen tenaga kerja, termasuk verifikasi identitas calon karyawan serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keaslian dokumen yang digunakan.

“Kami akan lebih ketat lagi dalam melakukan pengecekan identitas dan bekerja sama dengan dinas terkait agar kejadian seperti ini tidak terulang,” janji Felix. (Andra Jatmiko)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.