Sabtu, 13 Juni 2026, pukul : 09:53 WIB
Surabaya
--°C

Cerita Arjen Robben, Pensiun dari Sepak Bola, Kini jadi Pelari Marathon


ROTTERDAM-KEMPALAN: Setelah gantung sepatu, pesepak bola banting setir jadi pelatih, direksi klub, atau bahkan jadi pengamat sepak bola? Itu sudah terlalu mainstream. Apa jadinya jika pesepakbola banting setir jadi pelari marathon?

Arjen Robben-lah jawabannya. Robben sudah menyatakan diri pensiun dari sepak bola sejak 15 Juli 2021. Mantan pemain sayap Groningen, PSV Eindhoven, Chelsea, Real Madrid, dan Bayern Munchen itu gantung sepatu di usia yang ke-37 tahun.

Minggu pagi waktu Rotterdam, wajah Robben termasuk dalam 34 ribu pelari yang meramaikan perlombaan lari marathon bertajuk “NN Marathon Rotterdam”. Bagi Robben, ini lomba lari yang kedua dia ikuti. Sebelumnya dia masih turun di half marathon.

Si Kaki Kaca (julukan Robben ketika masih aktif sebagai pesepakbola) itu mampu mencatatkan waktu terbaiknya di 3 jam 13 menit 40 detik untuk melahap jalanan sejauh 42,195 kilometer pada perlombaan itu.

BACA JUGA  Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Belanda Unggul di Analisis Ekonomi, Spanyol Teratas Versi Opta

’’Ini (lari marathon) tidak menyenangkan, benar-benar tidak menyenangkan,’’ begitulah ucapan pertama yang keluar dari mulut Robben yang ngos-ngosan setelah menginjakkan kakinya di garis finis. Dia finis dengan kaki yang kram.

’’Aku berhasil, tapi itu saja. Itu benar-benar sebuah pertarungan bagiku. Pada awalnya aku agak khawatir dengan catatan waktuku. Namun, pada titik tertentu Anda akan membuangnya ke laut (baca: melupakannya). Kemudian aku tetap bertahan dan aku menuntaskannya,’’ kenang mantan Pemain Terbaik Jerman 2010 dan Olahragawan Terbaik Belanda 2014 itu.

Bagi Robben, ini jadi kenaikan tingkatan dalam pengalamannya berlari. Sebelumnya, pada Maret yang lalu dia ikut dalam perlombaan lari kategori half marathon. Ketika itu, dia mampu mencatatkan waktu 1 jam 20 menit.

BACA JUGA  Unesa Lancarkan Training Ground Pickleball Academy: Revolusi Pembinaan Atlet Berbasis Sport Science di Surabaya

Dia pun menceritakan masa-masa ketika awal-awal dia mengutarakan niatnya untuk menjajal pengalaman berlari marathon setelah dua kali dia mengambil keputusan pensiun sebagai pesepakbola. Ketika itu, bahkan ada yang merendahkan keputusannya tersebut.

’’Ada yang berkata kepadaku: Arjen, kamu idiot,’’ kenang Robben yang turut mengantar Oranje (jukukan timnas Belanda) menembus ke babak semifinal Piala Dunia 2010 dan 2014 itu. ’’Tetapi, aku suka berolahraga dan tetap bugar. Bagiku ini (lari marathon di usia 38 tahun) jadi tantangan yang terbesar,’’ tegas Robben. (Sport1, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.