Sosok seperti Erick Thohir nampaknya cukup layak dipertimbangkan sembari Anies juga perlu untuk menyapa langsung warga.
Perjalanan pilpres memang masih sekitar 22 bulan lagi, tapi aroma persaingan antar calon sudah cukup tajam bahkan ada yang berusaha mencuri start dengan cara – cara yang kurang elok, misalkan kunjungan ke berbagai tempat dibalut dengan kegiatan kampanye terselubung dengan bagi-bagi uang dan souvenir. Calon yang seperti ini memang akan terdongkrak karena mampu merebut simpati masyarakat dengan pemberian. Tapi yang seperti ini biasanya akan mencari kembalian dan pada akhirnya rakyatlah yang akan dirugikan.
BACA JUGA: Pak Presiden, yang Kami Butuhkan Ketersediaan Sembako Murah
Anies tak harus seperti itu, karena Anies sudah mampu membuktikan ketika memimpin Jakarta, kepercayaan masayarakat terhadap Anies sudah cukup baik, tanpa memberi Anies sudah selalu berada di peringkat atas.
Anies tak harus selalu bagi-bagi duit, Anies perlu menyapa warga sembari mungkin membantu warga mendapatkan akses pendapatan, misalkan Anies menjalankan kerjasama dengan pemerintah dan UMKM binaan yang ada, sehingga Anies juga bisa membantu pemerintah setempat untuk membantu warganya.
BACA JUGA: Anies Menghidupkan Praktik Pancasila dengan Apik di Jakarta
Kemampuan untuk bisa bekerja sama dan membantu meningkatkan akses warga mendapatkan pendapatan, nampaknya akan bisa dijalankan oleh Erick Thohir.
Pengalaman Erick sebagai pengusaha dan Menteri BUMN tentu banyak berhubungan dengan kelompok masyarakat. Faktor inilah yang bisa diduga Erick berpotensi menambah elektabilitas Anies. Apalagi kedekatan Erick dengan PBNU tentu ini bisa menjadi pertimbangan bagaimana Erick Thohir bisa memperkuat kerja-kerja kemaslahatan NU di masyarakat. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi