Minggu, 19 April 2026, pukul : 12:04 WIB
Surabaya
--°C

Kali Pertama, Petenis Nomor Satu Dunia Absen dalam Turnamen Wimbledon

LONDON-KEMPALAN: Kebanyakan, petenis-petenis yang berstatus sebagai petenis peringkat teratas dunia versi ATP ketika bertanding dalam turnamen tenis Wimbledon selalu memanaskan persaingan berebut gelar juara. Kebanyakan lolos ke final, bahkan banyak juga yang juara.

Fakta itu tersusun setidaknya sejak kali pertama sistem pemeringkatan ATP diberlakukan tahun 1074. Tahun ini, Daniil Medvedev yang akan jadi petenus peringkat wahid di dunia yang absen dari turnamen tenis tertua di dunia tersebut untuk kali pertama.

BACA JUGA: Gara-Gara Invasi Rusia, Status Peringkat Satu Dunia Medvedev Terancam Hilang

Sekadar diketahui, Medvedev bisa kembali ke peringkat teratas di daftar peringkat ATP dengan mengkudeta Novak Djokovic jika sukses mengatasi perlawanan petenis dari Polandia Hubert Hurkacz pada perempat final Miami Open dini hari tadi WIB.

Dengan turnamen Wimbledon yang masih akan digelar pada 27 Juni sampai 10 Juli mendatang, ranking satu dunia sepertinya masih jadi milik Medvedev. Tetapi, konflik Ukraina-Rusia yang bisa membatalkan kans Medvedev tampil di ajang itu untuk kali pertama sebagai petenis peringkat pertama dunia.

BACA JUGA: Jadi Petenis Nomor Satu Dunia, Ini Kata-Kata Pertama Medvedev

Seperti dikutip dari Daily Mirror, Medvedev diboikot Pemerintah Inggris tampil dalam turnamen tersebut dan penyelenggara grand slam Wimbledon. Hanya satu syarat yang diminta oleh pihak penyelenggara kepada Medvedev.

Dia harus meneken pernyataan bahwa dirinya tidak mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin. Pernyataan yang disertai tanda tangan Medvedev tersebut harus diserahkan kepada Menteri Olahraga Inggris Nigel Huddleston.

BACA JUGA: Maaf Djokovic, Berikan Ucapan Selamat Kepada Daniil Medvedev Saat Ini Juga

’’Kami ingin mendapatkan jaminan secara tertulis bahwa mereka tak menerima uang dari Putin, Rusia, atau Belarus. Mereka pun tidak boleh membuat pernyataan dukungan kepada Putin, Rusia, atau Belarus,’’ ungkap Huddleston.

Bukan hanya Medvedev yang harus meneken surat itu sebagai syarat partisipasi dalam Wimbledon. Petenis putri berperingkat lima dunia Aryna Sabalenka yang berkebangsaan Belarus juga harus meneken surat pernyataan serupa.

’’Kalau mereka menyatakan bahwa mereka bersikap netral, kami ingin mendapat jaminan bahwa mereka benar-benar netral. Sama sekali tak ada kaitan apapun dengan Putin,’’ sambungnya. Bagi petenis berusia 26 tahun itu, tahun ini harusnya jadi tahun keenam dirinya turun dalam turnamen itu.

Tahun lalu jadi pencapaian terjauhnya setelah mampu menembus ke putaran keempat. Dikutip di laman Daily Mail, Medvedev belum menentukan keputusannya untuk bertanding di Wimbledon. ’’Aku akan melihatnya dari turnamen ke turnamen,’’ kata Medvedev. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.