Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 08:47 WIB
Surabaya
--°C

Menimbang Kemarahan Presiden Jokowi kepada Empat Menteri

Kita mengenal banyak model atau doktrin dalam kepemimpinan di dunia. Salah satunya di dalam dunia militer, yaitu “Tidak ada prajurit yang jelek. Hanya ada komandan yang jelek. Segala yang dilakukan, dan tidak dilakukan prajurit adalah karena komandannya”. Seperti sering dikutip Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

BACA JUGA: MotoGP Mandalika: Ya Sudahlah, Rezeki Rara si Pawang Hujan

Kontras model kepemimpinan ini adalah,” sejauh sukses, itu baru hak pemimpin. Bagian komandan atau bos.”

Pak Harto Tak Ada Reshuffle

Presiden Soeharto adalah Presiden pertama Indonesia dari kalangan militer (1967-1998). Sekian lama berkuasa dengan tangan besi, kejam menurut yang dirasakan kalangan aktifis, toh Pak Harto sangat mengayom dan melindungi para anak buahnya. Selama periode kepemimpinannya, Pak Harto tidak pernah menurunkan menterinya di tengah jalan. Yang kita tahu, jika menteri salah atau keliru, dipanggil menghadap ke Istana atau ke Cendana, kediamannya. Sebebal – bebal menterinya, Pak Harto akan tetap mempertahankan hingga masa jabatan lima tahun anggota kabinet berakhir baru diganti. Sikap itu jelas bikin mangkel masyarakat dan lawan politiknya.

BACA JUGA: Astaghfirullah, Negara Kalah Lawan Mafia

Menteri yang dilindungi Itu banyak yang “memanfaatkan ” kelemahan Pak Harto yang over protektif. Kita mencatat hanya terjadi 3 kali penggantian menteri di masa Orde Baru. Itu pun salah satunya karena meninggal dunia, yaitu Mendagri Basuki Rahmat yang wafat pada 8 Januari 1969 dan digantikan oleh Mayjen Amir Mahmud.

Sejak reformasi kerap terjadi reshuffle kabinet. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan presiden yang paling banyak melakukan pergantian menteri, sebanyak 20 kali. Rinciannya, SBY reshufflekabinet sebanyak 11 kali pada priode pertama (2004-2009). Kemudian, sebanyak 9 kali pada priode kedua (2009-2014). Urutan kedua, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, meskipun priodenya singkat, tapi melakukan reshuffle kabinet sebanyak 13 kali.

Pemerintahan Presiden BJ Habibie yang singkat, juga tak ada reshuffle. Sejumlah menteri yang mengundurkan diri dijabat secara ad interim oleh menteri lainnya. Demikian di era presiden Megawati Soekarnoputri. Tiga menteri yang sebelumnya mengundurkan diri dijabat oleh pelaksana tugas kementerian.

Sudah 5 Kali Reshuffle

Presiden Jokowi telah melakukan pergantian kabinet sebanyak 5 kali. Empat kali priode pertama (2014-2019). Lalu, satu kali reshufflekabinet pada priode kedua (2019-2024).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.