Senin, 22 Juni 2026, pukul : 06:07 WIB
Surabaya
--°C

Anies-Puan, PDIP bersama Trah Soekarno Bertahan

OLEH: Isa Ansori (Kolumnis)

KEMPALAN: Dalam sejarah perjuangan PDIP hanya pernah sekali dalam kurun waktu awal 1996 sampai dengan bergulirnya Reformasi, saat masih bernama PDI mengalami dualisme kepemimpinan, satu sisi Megawati tetap memimpin namun rezim Orde Baru saat itu juga melakukan kudeta partai dengan menempatkan Sorjadi sebagai pemimpin PDI. Dualisme kepemimpinan inilah yang kemudian memaksa adanya KLB di Surabaya dan mengantarkan Megawati untuk memimpin PDI yang menjelma menjadi PDIP.

Megawati tentu sangat berkepentingan agar PDIP selalu mewarisi dan menjiwai ajaran-ajaran Bung Karno. Sehingga dalam benak Megawati hanya dengan menempatkan keturunan Bung Karno dalam struktur kepemimpinan PDIP akan tetap bisa dijaga dalam garis perjuangannya.

BACA JUGA  Meniru Resep Sukses Kesebelasan Jepang

BACA JUGA: Watak Kurawa Menyelinap di Istana

Di tengah usia yang semakin bertambah dan kemampuan bertahan yang semakin lemah, Megawati sangat menyadari betul tentang keberlanjutan PDIP dalam garis perjuangan Soekarno yang tetap harus dipertahankan. Megawati belum punya jaminan siapa kelak yang akan merawat ajaran-ajaran Bung Karno sebagai garis perjuangan partai untuk Indonesia.

Di tengah kegalauan dan kebimbangan itu, tentu Megawati akan lebih tenang bila kelak setelah beliau melepaskan kepemimpinan PDIP, kepemimpinan berada tetap berada ditangan trah Soekarno, tentu pilihan Megawati setidaknya ada pada Puan, yang tidak lain adalah putri Megawati sendiri.

BACA JUGA: Jokowi Mengulang Sejarah Orde Baru

Puan menjadi pilihan yang tepat dan menenangkan bagi Megawati ketika harus menyerahkan tampuk kepemimpinannya di PDIP, karena sebagai anak biologis tentu Puan akan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, sebagai anak ideologis, Puan juga berkepentingan menjaga ajaran-ajaran Bung Karno didalam PDIP sebagai bentuk kepatuhan.

BACA JUGA  Eddy Tansil
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.