Anies tentu tidak punya kepentingan untuk merebut PDIP dari tangan trah Soekarno, karena Anies memang menyadari bahwa sebaiknya PDIP berada dibawah rawatan trah Bung Karno, dengan demikian PDIP akan menjadi kekayaan bangsa untuk merawat Indonesia dengan nilai-nilai yang pernah disemai oleh Bung Karno.
Pilihan Anies-Puan akan lebih memberi jaminan kepada Megawati tentang keberlangsungan ajaran-ajaran Bung Karno di PDIP.
BACA JUGA: Selebrasi Anies di Panggung IKN
Bagi siapa pun kader PDIP atau siapapun yang mencintai Indonesia dengan NKRI harga mati, pilihan Megawati adalah jalan tengah merawat ke Indonesian kita dengan jiwa persatuan.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Puan yang dilansir oleh CNN, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani membuka peluang berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024. Puan menegaskan tak memiliki masalah, apalagi sampai bermusuhan dengan Anies.
BACA JUGA: Butuh Presiden Tak Mati Rasa
“Mungkin saja (duet dengan Anies), nggak ada yang tidak mungkin di politik. Semua dinamika itu bisa terjadi. Ya tinggal kita lihat lagi tahun depan lah bagaimana ceritanya, cerita-cerita politik,” kata Puan seperti dikutip, Rabu (23/3).
Bukankah Bung Karno pernah berujar musuhmu yang paling berat bukanlah dari penjajah asing, tapi dari bangsamu sendiri. Nah, tanda-tanda keterbelahan dan permusuhan antar anak bangsa sudah semakin menganga dan mengkhawatirkan. Mari kita selamatkan Indonesia! (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi