Jumat, 17 April 2026, pukul : 22:27 WIB
Surabaya
--°C

Zelenskyy Bekukan 11 Partai “Pro-Rusia”, Mengapa?

Zelenskyy-Trendsmap

KYIV-KEMPALAN: Pada hari Minggu (20/3), Presiden Ukraina yaitu Volodymyr Zelenskyy telah membekukan 11 partai politik yang “Terhubung” dengan Rusia.

Mayoritas dari partai politik yang dibekukan tersebut merupakan partai politik kecil dan insignifikan, namun diantaranya adalah terdapat partai oposisi terbesar yang dihadapi oleh Zelenskyy yaitu the Opposition Platform for Life yang mendapatkan 44/450 bangku di Parlemen Ukraina.

Ketua Partai the Opposition Platform for Life yaitu Viktor Medvedchuk memang merupakan oligarki “Pro-Rusia” dan memiliki hubungan yang dekat dengan Putin, namun pembekuan partainya tersebut dikatakan tidak memiliki dasar yang jelas.

Sebelumnya, pada tahun lalu, Medvedchuk ditangkap oleh pemerintah Ukraina yang kemudian membuat marah Kremlin.

Melansir dari Aljazeera, Medvedchuk yang merupakan kawan dekat Putin, memiliki hasil polling popularitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Zelenskyy dan memiliki potensi untuk menggantikannya.

Ia kemudian ditangkap oleh Pemerintah Ukraina.

Oleh karena itu, penangkapan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kemarahan Rusia karena politikus sekaligus kawan dekat Putin tersebut “Dijegal” untuk menang di Ukraina.

Pada saat ini, Medvedchuk dikabarkan kabur dari rumah tahanannya dan sedang bersembunyi dari pemerintah Ukraina.

Keberadaannya hingga saat ini masih belum diketahui.

Partai Politiknya kemudian mulai berganti arah dengan mencopot dirinya dari ketua partai dan kemudian mengecam tindakan Rusia serta memobilisasi kadernya untuk berjuang menjaga Ukraina.

Menanggapi pembekuan partai-partai tersebut, pejabat senior Rusia mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan sebuah kesalahan oleh Zelenskyy yang akan memecah belah bangsanya.

Melansir dari Guardian, disebutkan bahwa tujuan utama tindakan Zelenskyy dalam pembekuan partai politik oposisi adalah untuk menyatukan semua media dan pendapat yang ada di Ukraina.

Di hari yang sama juga, pimpinan media Ukraina menandatangani dekrit terkait dengan penyatuan semua stasiun TV menjadi satu untuk menjaga “Keutuhan Informasi” di tengah keadaan saat ini.

(Muhamad Nurilham, Aljazeera/Guardian)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.