JAKARTA-KEMPALAN: Serangan Rusia terhadap Ukraina terus berjalan. Presiden Zelensky, mantan komedian di Ukraina yang menjadi pejabat tertinggi negara itu, sudah berusaha untuk menghentikan serangan itu dengan berbagai cara, namun pertempuran tak kunjung usai.
Indonesia, meskipun berada jauh dari wilayah Rusia dan Ukraina, juga ada warga negaranya di Ukraina. Maka dari itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memberikan penjelasan dalam situs Kemlu mengenai situasi di Ukraina pada Selasa (1/3).
Menurutnya, situasi di negara tetangga Rusia itu sangat dinamis dan berubah dengan cepat sehingga sangat mempengaruhi upaya Pemerintah Indonesia dalam mengevakuasi warganya, namun ia menekankan keselamatan WNI adalah prioritas pemerintah.
Kerumitan dalam evakuasi ini dikarenakan bahaya yang cukup tinggi di tengah pertempuran yang sedang terjadi serta keberadaan WNI yang tersebar di beberapa kota di Ukraina. Retno mengaku ia berkoordinasi juga dengan sejumlah Menlu lain untuk memberikan informasi terkait situasi dan jalur aman evakuasi.
Jumlah total WNI yang telah dievakuasi dari Ukraina sebanyak 99 orang, termasuk 5 di antaranya yang melakukan evakuasi mandiri. Mereka berada di titik aman yakni di Bucharest dan Rzeszow. Adapun masih ada 4 WNI di Kharkiv dan 9 WNI di Chernihiv yang belum bisa dievakuasi karena pertempuran darurat yang terus berlangsung.
Mereka terus berhubungan dengan KBRI di Kiev dan Moskow dan didapati bahwa mereka dalam kondisi yang sehat dan memiliki logistik yang cukup. Pemerintah saat ini masih menunggu saat yang tepat untuk mengevakuasi mereka.
Ada juga 24 WNI yang memilih tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga, mereka menikah dengan Warga Negara Ukraina.
Retno juga menjelaskan tentang langkah selanjutnya yang mengambil jalur udara guna menjempur para WNI yang ada di Rumania dan Polandia agar bisa kembali ke Indonesia. Ia menyatakan bahwa harus melihat situasi di Ukraina dengan jernih karena baik Ukraina maupun Indonesia adalah sahabat dekat Indonesia.
Ia mengaku sudah menelpon Menlu Ukraina dan Rusia, namun tidak dijelaskan apa yang dibicarakan Retno dengan mereka. Namun, ia menyampaikan bahwa UUD NRI 1945 memandatkan agar Indonesia terlibat menjaga perdamaian dunia yang tidak akan terjadi bila ada peperangan.
Menlu RI menekankan bahwa yang menjadi perhatian utama adalah de-eskalasi dan masalah kemanusiaan serta berharap pembicaraan antara Ukraina dan Rusia membuahkan hasil yang baik. (Kemlu, Reza Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi