LONDON-KEMPALAN: Chelsea gagal meraih gelar juara Piala Liga Inggris usai ditekuk oleh Liverpool di partai final. The Blues kalah lewat babak adu penalti dengan skor 11-10.
Pandit Sepakbola asal Inggris, Jamie Redknapp mengatakan bahwa kekalahan Chelsea di laga final disebabkan oleh ‘keputusan sampah’ Thomas Tuchel yang mengganti Mendy dengan Kepa Arrizabalaga.
Dia berkata kepada Sky Sports bahwa “Saya tidak menyukai keputusannya, itu adalah keputusan sampah.”
“Saya pikir (keputusan) itu hanya memperumit keadaan. Bagaimana orang bisa mengatakan mereka tidak akan memenangkannya jika Mendy berada di gawang? Itu sampah, itu omong kosong, dia (Tuchel) bahkan tidak mengerti.” tambah pandit Sepakbola asal Inggris itu.
“Mendy adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, dan kemudian Anda memasukkan Kepa sebagai gantinya, konyol.” tutup Redknapp.
Namun, sesama pandit Sepakbola asal Inggris lainnya, Jamie Carragher justru membela keputusan Tuchel.
Dia berkata “Ada pertimbangan di dalamnya. Kita tidak boleh lupa bahwa ini adalah keputusan yang dibuat Thomas Tuchel di Piala Super ketika Kepa masuk dan Chelsea menang.”
Di sisi lain, pelatih kepala Chelsea, Thomas Tuchel mengatakan bahwa kekalahan Chelsea adalah murni disebabkan oleh kesalahannya dalam keputusan dan bukan disebabkan oleh Kepa.
Dia berkata “Tentu saja kami merasa kasihan padanya. Agak kasar bahwa dia adalah orang yang melewatkan satu-satunya penalti, tetapi tidak ada kesalahan.”
“Saya yang mengambil keputusan, ketika saya mengambil keputusan Ini bukan kesalahan Kepa. Salahkan saya karena saya adalah orang yang mengambil keputusan. Terkadang keputusan itu berhasil, terkadang tidak. Beginilah hidup seorang pelatih sepak bola.” tutup pelatih asal Jerman itu.
(Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi