DAMASKUS-KEMPALAN: Pemimpin Suriah yaitu Bashar Al-Assad mengatakan bahwa tindakan Putin di Ukraina memiliki justifikasi yang baik dan tujuan yang mulia yaitu untuk “Mengembalikan” keseimbangan dunia internasional pasca Perang Dingin.
Dalam panggilan teleponnya, Presiden Bashar juga memuji tindakan Rusia ke Ukraina, meskipun muncul histeria di Barat.
Bashar menjelaskan bahwa tindakan tersebut dapat berlaku sebagai pembenaran sejarah dan juga sebagai upaya untuk mengembalikan keseimbangan dunia internasional pasca usainya Uni Soviet.
Ia juga menyampaikan secara jelas bahwa Suriah berdiri bersama Federasi Rusia berdasarkan keyakinannya bahwa posisi dan tindakan yang dilakukan Rusia dibenarkan untuk menghadapi ekspansi dari NATO.
Sebagai pengingat, Suriah hingga saat ini merupakan kawan dekat dari Rusia setelah adanya Perang Sipil Suriah pada tahun 2015 ketika Rusia mengintervensi untuk melawan pasukan pemberontak.
Intervensi Rusia yang menurunkan lebih dari 63,000 pasukan militer di Suriah kemudian mulai membalikkan keadaan di negara tersebut.
Rusia juga membuat rezim pro-Rusia yang masih ada hingga saat ini.
Dalam panggilan teleponnya pada Jumat (25/2), ia mengatakan bahwa negara-negara Barat bertanggung jawab terhadap adanya kekacauan dan tumpah darah di seluruh penjuru dunia.
Ia kemudian menambahkan bahwa negara-negara Barat menggunakan “Trik Kotor” untuk membantu teroris di Suriah dan Nazi di Ukraina.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi