MOSKOW-KEMPALAN: “Tidak untuk Perang” menjadi slogan dalam demonstrasi yang dilakukan oleh banyak warga Rusia di jalan raya utama St Petersburg.
Sebelumnya, pada pagi hari waktu setempat, Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin memerintahkan operasi militer di Ukraina Timur yang kemudian dalam waktu yang sangat cepat, pasukan militer Rusia masuk ke Ukraina.
Pada sore hingga malam hari waktu setempat, banyak warga Ukraina yang mencoba untuk melarikan diri dari Ukraina ke negara sekitar yang dianggap lebih aman.
Di saat yang bersamaan, di Rusia, ribuan orang berkumpul melakukan demonstrasi untuk menolak perang yang diinisiasi oleh Putin.
Di St Petersburg, peserta demonstrasi berkumpul di tempat bersejarah yaitu di Gostiny Dvor sejak jam 7 malam waktu setempat.
Atmosfer disana sangat mencekam, melansir dari Aljazeera, dengan banyaknya warga Rusia yang menangis dan meneriakkan slogan “Tidak untuk Perang”.
Dalam demonstrasi anti-perang tersebut yang terjadi di beberapa kota di Rusia secara bersamaan, Kepolisian Rusia menahan kurang lebih 1400 orang.
“Lebih dari 1,391 orang telah ditangkap yang tersebar di 51 kota” ucap salah satu Polisi, melansir dari Aljazeera.
700 orang diantaranya ditangkap di Moskow dan sekitar 340 orang ditangkap di kota terbesar kedua di Rusia yaitu St Petersburg.
Selain itu, terdapat salah satu petisi secara daring yang dimulai oleh Kelompok Advokasi HAM Rusia yaitu Lev Ponomavyov yang telah mendapatkan 289,000 tanda tangan.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi