Oleh: Isa Ansori (Kolumnis)
KEMPALAN: Anies rupanya tak terbendung lagi. Geliat “virus” Anies tentang Indonesia yang damai dan berkeadilan menjadi sebab Anies digandrungi masyarakat.
Situasi pengelolaan negeri yang memuakkan akibat pejabat penguasa dan oligarki yang berselingkuh, membuat masyarakat Indonesia semakin muak dengan praktik-praktik pemimpin pencitraan, seolah dekat dengan rakyat, ternyata menindas demi kepentingan oligarki.
Anies seolah menjadi oase di tengah kedahagaan rakyat akan pemimpin yang mengayomi, pemimpin yang memenuhi janji, pemimpin yang menghadirkan keadilan dan pemimpin yang berpihak pada kepentingan rakyat. Anies menjadi virus direlung hati dan pikiran rakyat Indonesia.
Tentu kemunculan Anies sebagai tokoh pemimpin Indonesia 2024 membuat sebagian pihak yang selama ini mendapatkan keuntungan dari praktik culas pengelolaan negara akan berupaya menghadang laju Anies untuk maju pada kontestasi pilpres dan tampil sebagai pemimpin Indonesia di 2024.
Tanda-tanda Anies dihadang sudah mulai nampak dilakukan melalui berbagai upaya. Coba lihat Anies tak pernah benar dimata Gembong Warsono, ketua DPRD DKI Jakarta dari PDIP dan politisi-politisi picik akal PSI. Apapun yang dilakukan Anies dimata mereka akan selalu salah. Karena memang “ditugaskan” untuk membunuh karakter Anies. Kasus Formula E dicari-cari kesalahannya, Pembangunan Gedung JIS yang menjadi kebanggan Jakarta dan bangsa Indonesia tak berarti bagi mereka. Anies bergeming, tetap kerja melayani dengan baik.
BACA JUGA: Anies Tak Bisa Dibendung Lagi
Meski upaya menyerang Anies dilakukan dengan menghalalkan segala cara, Anies tetap dicintai masyarakat Indonesia khususnya Jakarta. Terbukti berbagai survey yang dilakukan oleh lembaga survey selalu menempatkan Anies pada posisi teratas. Bahkan masyarakat Jakarta berdasarkan survey Populi Center, 74.9% puas dengan kinerja Anies, dan 34.9% berharap Anies jadi Presiden.
Survey Median yang dirilis tanggal 15/2/2022 juga menyebutkan bahwa 48% masyarakat Jakarta menghendaki Anies menjadi Gubernur Lagi. Ini artinya kalau Pilgub DKI dilaksanakan sekarang bisa dipastikan Anies akan berjaya kembali.
BACA JUGA: Anies dan Keadilan
Apa yang dirasakan masyarakat tentang kinerja Anies bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, Anies memang betul-betul bekerja menghasilkan apa yang dibutuhkan rakyat, Anies hadir ketika rakyat membutuhkan.
Lalu haruskah Anies melawan mereka yang serampangan dan tidak beradab tersebut? Tentu Anies harus melawan, tapi tidak harus berhadap – hadapan. Bagi mereka semakin diladeni akan semakin merasa menang, sehingga menghadapi para penyerang Anies, cukuplah dengan kerja terukur dan dibuktikan.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi