Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 18:51 WIB
Surabaya
--°C

Kemenag Jatim Siap Berangkatkan 33 Ribu Jamaah Haji

SURABAYA-KEMPALAN Kementerian Agama (Kemenag) Jatim belum bisa memastikan berapa calon jamaah haji (CJH) yang bakal berangkat tahun ini. Pasalnya, sampai sekarang pihaknya masih menunggu kuota dari Kerajaan Arab Saudi. Namun, Kemenag Jatim menyatakan sudah siap memberangkatkan 33.000 jamaah.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim Husnul Maram mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu kuota dari Kerajaan Arab Saudi.

“Sampai saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu kuota jamaah haji tahun 1443 Hijriah atau tahun 2022 dari Kerajaan Arab Saudi. Bahkan bukan hanya Indonesia saja, tapi di seluruh dunia juga menunggu kuota jamaah haji tersebut,” kata Husnul Maram di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/4).

Menurut Husnul Maram, jika angka kuotanya dari Kerajaan Arab Saudi sudah jelas didapatkan, maka selanjutnya akan ada pengumuman resmi untuk bangsa Indonesia dari Menteri Agama, yang kemudian akan ditindaklanjuti.

Kendati demikian, lanjut Husnul Maram, saat ini seluruh persiapan sudah selesai dilakukan. Termasuk pasporing yang ditempatkan di Asrama Haji.

Dia mengungkapkan bahwa sampai sekarang ini jumlah calon jamaah haji asal Jatim yang sudah melunasi sejak dua tahun lalu yang kemudian pemberangkatannya ditunda, total ada 33.000 jamaah. “Tahun ini mereka menginginkan bisa berangkat semua,” terang Husnul.

Kalau kuota yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia jumlahnya 100 persen seperti tahun 2021 kemarin, yakni 231.000, maka Jawa Timur sudah siap memberangkatkan sampai 35.000 jamaah.

“Sekarang ini pasporing sudah siap. Untuk administrasi dan lain sebagainya juga sudah, sekitar 95 persen sudah siap,” ungkapnya.

Demikian pula untuk akomodasi, asrama haji dan lain sebagainya, semuanya sudah siap.Tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Kalau toh nantinya kuota yang diberikan untuk calon jamaah haji asal Jatim ternyata tidak sampai 100 persen, maka Husnul Maram mengaku sudah menyiapkan regulasinya. Namun, ia belum bersedia menyebutkan seperti apa regulasi yang dimaksud.

“Kita tunggu saja dulu pengumuman resmi dari pemerintah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada kabar dari Kerajaan Arab Saudi untuk kuota jamaah Haji Tahun 1443 Hijriah atau Tahun 2022. Yang jelas regulasinya sudah kita siapkan,” jelasnya.

Terkait calon jamaah haji asal Bali dan NTT yang juga masuk Jatim, menurut Husnul Maram mereka tidak termasuk dalam daftar 33.000 jamaah asal Jatim.

“Untuk titipan dari NTT dan Bali nanti akan mengikuti embarkasi eksekutif, yakni embarkasi Surabaya. Tidak termasuk jamaah haji asal Jawa Timur,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Husnul Maram juga mengungkapkan bahwa jumlah jamaah haji asal Jatim yang sudah antre puluhan tahun kini sudah mencapai 1.096.000 jamaah. Angka tersebut 1/5-nya dari total jamaah seluruh Indonesia yang totalnya 5.100.000 jamaah.

“Mereka ini berasal dari Sabang sampai Merauke. Berangkatnya ada yang 32 tahun lagi, ada yang 40 tahun lagi. Tapi untuk Jawa Timur, paling lama berangkat 32 tahun lagi,” pungkas Husnul Maram. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.